Situs Cibalay di Kabupaten Bogor

Situs Cibalay di Bogor Bukti Tinggalan 6.000 Tahun Sebelum Masehi

BOGOR-KITA.com – Ketua Masyarakat Arkeologi Indonesia (MARI) Ali Akbar, pernah mengatakan, masih butuh banyak penelitian yang mendalam tentang banyak hal terkait keberadaan situs Cibalay di Bogor,  yang konon masih memiliki kaitan dengan situs Gunung Padang di Cianjur .

Ali Akbar yang juga Ketua Tim Terpadu Mandiri Eskavasi Gunung Padang menuturkan, hal itu perlu dilakukan mengingat masih terlalu banyak hal yang belum terungkap pada situs Cibalay.

“Saya sendiri belum pernah ke situs Cibalay, tapi berkaca pada hasil riset di Gunung Padang, kita perlu melakukan riset mendalam karena banyak hal yang belum terungkap termasuk juga di situs Cibalay,” katanya dalam satu wawancara dengan Harian Pakar tahun 2014.

Lebih lanjut, Ali menyebutkan dari hasil eskavasi terakhir Gunung Padang, ditemukan struktur menarik di lapisan bawah tanah kedalaman 4,5 meter. Salah satunya, seperti pecahan logam besi sepanjang 10 centimeter. Selain itu di antara batu-batu terdapat lapisan semen purba yang berfungsi sebagai perekat.
Bahkan, hasil Laboratorium Beta Analityc Radiocarbon Dating (BETA) di Miami, Amerika Serikat, yang diakui secara internasional, berhasil menentukan umur atau usia absolut situs ini. Pada kedalaman 0,5 meter situs Gunung padang berusia 500 tahun Sebelum Masehi (SM). Pada kedalaman 3 meter, situs ini berusia 4.700 SM.

“Ditemukannya struktur batu pada kedalaman tersebut membuktikan bahwa di Indonesia pernah ada bangunan yang dibuat oleh manusia pada 4.700 SM atau jauh lebih tua dari bangunan-bangunan kuno yang ada di dunia. Sebagai pembanding, bangunan piramida di Mesir dibuat pada sekitar 3000 SM. Hasil ekskavasi arkeologi di Gunung Padang ini tentu saja telah mengubah peradaban dunia,” jelas Ali.

Rencananya, tim ini akan melanjutkan ekskavasi untuk terus menelusuri struktur yang masih terpendam di dalam tanah.

Sebagai pembanding, Candi Prambanan yang dibuat pada sekitar 800 Masehi didirikan di atas tanah urukan setebal 14 meter.

Sementara itu, terkait situs Cibalay di Bogor, atau yang lebih dikenal sebagai Situs Salaka Domas Tenjolaya, Kampung Cibalay Desa Tapos 1, Tenjolaya ditengarai memiliki lebih dari 500 situs purbakala yang diduga merupakan bukti tinggalan purbakala 6.000 tahun sebelum masehi atau sebelum penyebaran ras Melayu Austronesia. Sebanyak 500 lebih situs ini ditengarai tersebar di area 25 hektar yang mencakup hampir seluruh kawasan kaki Gunung Salak, meski yang saat ini baru buka seluas 3 hektar saja.

Hasil pemantauan di lokasi, batu-batu megalitik Cibalay bertumpuk pada suatu area yang jaraknya berdekatan antaran radius 600 meter sampai dengan 110 meter. Nama-nama situs tersebut adalah, Situs Kramat Endong Kasang, Situs Balekambang, Situs Arca Domas, Situs Jamipaciing dan Situs Pasir Manggis.

Uniknya, dari kelima situs itu saja, baik bentuk, tipe, maupun ukurannya dapat dipastikan perkiraan pembuatannya pada jaman megalitik berkisar antara 2.000 -1.000 SM. [] Admin



Bogor-Kita.com - Sejak 2010


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *