Kota Bogor

Selesai 70%, RS Lapangan di GOR Pajajaran Kota Bogor Dibuka Pertengahan Januari

Wali Kota Bogor Bima Arya saat meninjau progres pembangunan RS Lapangan di kawasan GOR Pajajaran Kota Bogor, Jumat (8/1/2021).

BOGOR-KITA.com, BOGOR – Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto meninjau progres pembangunan Rumah Sakit Lapangan Covid-19 di Kantor Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Bogor, di Kawasan GOR Pajajaran, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, Jumat (8/1/2021).

Sudah 70 persen selesai. Bima menargetkan RS Lapangan ini selesai pada 18 Januari 2021, karena sangat dibutuhkan.

“Nanti di sini bisa menampung sekitar 68 tempat tidur dengan peruntukan pasien hijau dan kuning. Jadi yang tidak bisa ditampung di RS rujukan yang ada ditampung di RS Lapangan ini. Kita betul betul kejar target,  siang malam terus dikerjakan agar bisa beroperasi pada 18 Januari nanti,” ucap Bima.

Baca juga  1,2 Juta Dosis Vaksin Covid-19 Sinovac Tiba di Indonesia

RS Lapangan ini, di bawah koordinasi RSUD Kota Bogor dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor, tetapi ada ada dokter yang mengepalai.

Bima menjelaskan, saat ini tingkat ketersediaan tempat tidur bed okupansi di Kota Bogor mencapai 82,7 persen, untuk ICU sudah hampir 100 persen.

“Jadi ini urgensinya sudah tinggi sekali, warga juga sudah banyak yang mengeluh, karena kesulitan mendapatkan tempat tidur, oleh karena itu kita kejar RS Lapangan ini,” jelasnya.

Bima menambahkan, untuk orang tanpa gejala atau OTG juga sedang disiapkan satu lokasi yang saat ini sedang dalam proses.

“Mudah mudahan minggu ini tempat untuk isolasi OTG ada kejelasan prosesnya,” tambah Bima

Baca juga  Jadwal Liga Inggris Pekan 12: Derby Panas Manchester, Chelsea Tantang Everton

Terkait tenaga kesehatan (nakes) di RS Lapangan, pihaknya  sudah melakukan prekrutan dan siap untuk bekerja saat RS Lapangan ini dibuka.

“Kita sudah selesai rekrutmen sebanyak 128 nakes,” katanya

Bima mengucapkan terima kasih kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang telah menyetujui pengajuan RS Lapangan ini.

“Ini kita ajukan ke BNPB dan disetujui secara kilat, untuk itu kita berterima kasih kepada BNPB,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala RS Lapangan Kota Bogor, dr. Yeti Hariyati mengatakan, saat ini pembangunan RS lapangan sudah mencapai 60-70 persen. Pihaknya merencanakan 9 Januari sudah melakukan finishing

“Jadi tanggal 10 sudah terpasang dan lift sudah jalan, sebenarnya listrik gensetnya sudah ada tinggal kita nyalakan, begitu lift ada alat kesehatan (alkes) bisa naikan pada tanggal 10 dan 11 Januari,” tuturnya.

Baca juga  Sikap Lebih Penting daripada Fakta

Yeti menerangkan, bahwa RS Lapangan akan dibuka oleh Kepala BNPB Pusat, Doni  Monardo. Namun sebelum pembukaan pihaknya akan melakukan beberapa simulasi.

“Tanggal 12 Januari rencananya akan melakukan simulasi pasien, tanggal 13 simulasi limbah, tanggal 14 sudah mulai ada petugasnya untuk persiapan, jadi pada saat launching kita sudah benar-benar siap,” terangnya. [] Ricky

 

Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

To Top