OTC Chanel Manager

Selain Cuci Tangan Juga Perlu Cuci Hidung

BOGOR-KITA.com, BOGOR – OTC Chanel Manager dari Hypens Farma produk Sterimar Yenny Octavia mengatakan, saat ini yang kita lakukan adalah kampanye cuci tangan, tapi yang terlupakan oleh masyarakat adalah cuci hidung.

“Kalau kita berbicara masalah virus, virus itu bisa masuk melalui mulut, mata dan hidung. Kalau cuci tangan sudah lumrah juga cuci mulut, tapi untuk cuci hidung rasanya hal yang masih baru kita dengar dan belum terbiasa. Tapi hidung itu memegang peran penting dalam kehidupan kita, karena dalam sehari kita bernafas selama 24 jam, hidung tidak pernah berhenti bekerja. Dalam satu hari sebanyak 15 ribu liter udara yang kita hirup dan satu kali nafas saja sudah jutaan partikel yang kita hirup,” ucap Yenny kepada wartawan Rabu (16/9/2020) lalu.

Yenny menjelaskan, bahwa kampanye cuci hidung itu penting sekali sebagai bentuk preventif atau pencegahan dari berbagai macam penyakit. Manfaat dari cuci hidung itu  bisa mengatasi block nose atau hidung tersumbat.

“Produk Sterimar ini ada beberapa jenis di antaranya ada yang reguler bisa dipergunakan setiap hari dan aman, yakni Sterimar higiene untuk usia 3 tahun ke atas, ada yang hypertonic jika sudah mengalami flu berat,” ujarnya.

Baca juga  Perlu Dicontoh! Warga Kelurahan Menteng Bagikan Lauk dan Sayuran Gratis

Dalam kampanye ini, lanjut Yenni, salah satunya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya cuci hidung,  sebenarnya kampanye cuci hidung ini rutin dilakukan, tapi semenjak adanya wabah covid ada keterbatasan pemberian informasi secara langsung,

“Jadi sementara yang kita lakukan kali ini berkampanye cuci hidung melalui media sosial,” katanya

Produk Manager Ethical Chanel Fitrah menuturkan, bahwa kampanye ini memang sedang digalakkan di tengah situasi pandemi Covid-19 saat ini.

Korelasi antara hidung dengan covid sedang diteliti. Tapi tetap perlu menjaga kebersihan hidung agar terbebas dari potensi infeksi virus maupun bakteri. Karena jutaan partikel masuk terakumulasi di rongga hidung di mana jumlah bakteri atau  virus yang tidak bisa kita kontrol bisa menyebabkan infeksi kepada manusia, dan hal tersebut harus dilakukan cuci hidung,” katanya.

Fitrah menambahkan, pihaknya secara resmi minta kepada Pemerintah Kota Bogor untuk menghimbau masyarakat supaya bisa melakukan pola hidup bersih dan sehat. Selain cuci tangan juga menjaga kebersihan hidung di era new normal. Cuci hidung itu masih awam, karena itu pula perlu dilakukan edukasi dan mengajak Pemerintah Kota Bogor untuk sama-sama mengimbau masyarakat untuk menambah pendekatan pola hidup sehatnya.

Baca juga  10 Juni: Corona di Bodebek Menggeliat, Tertular 50 Jadi 1.542 Orang

“Kami juga menemukan bahwa di RSUD Kota Bogor dilakukan cuci hidung dengan menggunakan cairan infus yang berisi kandungan garam psikologis. Itu membantu mempercepat proses penyembuhan bagi pasien- pasien covid,” pungkasnya.  [] Ricky



Bogor-Kita.com - Sejak 2010


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *