PTPN III Bangun 30.000 Unit Rumah Murah

BOGOR-KITA.com, JAKARTA – Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) melalui anak perusahaan PTPN II telah melaksanakan ground breaking di atas lahan seluas 854,26 Ha sebagai tanda dimulainya pengembangankawasan Kota Mandiri Bekala, Selasa (29/10). Sekitar 30.000 unit akan dibangun dan diperuntukan bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Dalam siaran pers yang diterima BOGOR-KITA.com, Selasa (5/11/2019) dikatakan, Pembangunan Kota Mandiri Bekala berlokasi di Desa Simalangkar A, Desa Durin Tonggal, dan Desa Namo Bintang, Kecamatan Pancur Batu, Kabupaten Deliserdang. Bersama dengan perusahaan BUMN lain, Perum Perumnas, PTPN II membentuk 2 anak perusahaan yakni, PT Propernas Nusa Dua (PND) sebagai perusahaan yang akan membangun perumahan, dan PT Nusa Dua Bekalra (NDB) sebagai perusahaan aset manajemen.

“Kota Mandiri Bekala merupakan bukti sumbangsih dari BUMN, termasuk PTPN kepada masyarakat. Tujuan pembangunan Kota Mandiri Bekala sebagai wadah dari kolaborasi antara PTPN dan Perum Perumnas tidak lain adalah mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan dan meningkatkan kesejaterahan masyarakat.” ujar Irwan Perangin-angin selaku Corporate Secretary Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) dalam keterangan tertulisnya yang disampaikan kepada wartawan di Jakarta, Selasa (5/11/2019).

Pembangunan Kota Mandiri Bekala sejalan dengan Perpres No. 62 Tahun 2011 tentang Rencana Tata Ruang Kawasan Perkotaan Medan, Binjai, Deli Serdang dan Karo. Dimana di eks Kebun Bekala yang berada di Kecamatan Pancur Batu termasuk di dalam 52 kecamatan kawasan perkotaan Mebidangro. Definisi kawasan di dalam perpres tersebut adalah wilayah yang mempunyai kegiatan utama bukan pertanian dengan susunan fungsi kawasan sebagai tempat permukiman perkotaan, pemusatan dan distribusi pelayanan jasa pemerintahan, pelayanan sosial dan kegiatan ekonomi.

Kota Mandiri Bekala merupakan sebuah kawasan permukinan yang terintegrasi dengan sarana transportasi massal dengan reaktivasi jalur kereta api medan-bekala. Selain itu kawasan ini juga dilengkapi dengan sarana ibadah,  komersial, olahraga, edukasi dan rekreasi.  Terdapat 2 tipe rumah yang dapat dijadikan hunian oleh warga. Tipe unit 30/60 dengan harga 125 juta sementara tipe 36/72 akan dipasarkan dengan harga Rp140 juta. [] Admin



Bogor-Kita.com - Sejak 2010


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *