Kota Bogor

PSEL Kayumanis Ubah 1.000 Ton Sampah Kota Bogor dan Depok jadi Listrik

BOGOR-KITA.com, BOGOR – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menggelar sosialisasi rencana pembangunan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) kepada perwakilan warga Kelurahan Kayumanis, Kecamatan Tanah Sareal di Paseban Sri Bima, Balai Kota Bogor, Kamis (23/4/2026).

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Denny Mulyadi, mengatakan bahwa saat ini pemerintah telah memulai tahapan awal pembangunan PSEL yang merupakan amanat dari Peraturan Presiden Nomor 109 Tahun 2025 tentang pengelolaan sampah perkotaan melalui energi listrik.

“Hari ini kita sudah mulai tahapan-tahapan terkait rencana pembangunan pengelolaan sampah menjadi energi listrik. Alhamdulillah, warga Kayumanis sudah kami undang karena lokasi proyek berada di wilayah tersebut. Mudah-mudahan proses ini bisa terus berlanjut,” ujar Denny.

Baca juga  SIM Keliling di Kota Bogor Selasa 16 Mei 2023

Denny menjelaskan, Kota Bogor mendapatkan dua lokasi pembangunan PSEL. Untuk tahap pertama berada di Galuga Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor yang masuk wilayah aglomerasi Kabupaten dan Kota Bogor, dengan kapasitas 1.500 ton sampah per hari.

“Rencananya, peletakan batu pertama akan dilakukan pada Juni mendatang,” katanya.

Sementara itu, tahap kedua akan dibangun di Kayumanis, Kecamatan Tanah Sareal dengan kapasitas 1.000 ton per hari, yang merupakan kerja sama antara Kota Bogor dan Kota Depok.

“Dari jumlah tersebut, Kota Bogor akan menyuplai 300 ton sampah per hari dan Kota Depok sebesar 700 ton,” jelasnya.

Ia juga menegaskan bahwa sosialisasi kepada masyarakat akan terus dilakukan secara bertahap, termasuk melalui mekanisme Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) dan public hearing setelah proses lelang selesai.

Baca juga  Gas 3 Kg Bocor, Empat Warga Kedung Waringin Alami Luka Bakar

“Ini hanya menyampaikan saja terkait dengan bisnis proses terkait dengan pengelolaan sampah yang menjadi energi listrik,” ucapnya.

Sementara itu, Tokoh masyarakat Kayumanis, K.H. Cecep Fatahillah, menyampaikan dukungan penuh terhadap rencana pembangunan tersebut. Menurutnya, proyek ini merupakan langkah penting dalam menciptakan kota yang bersih dan ramah lingkungan.

“Kami sangat mengapresiasi dan mendukung. Ini untuk kepentingan bersama, agar sampah tidak menjadi masalah dan bisa dikelola dengan teknologi yang baik. Insyaallah masyarakat akan mendukung jika ini yang terbaik,” ungkapnya.

Senada, Anggota DPRD Kota Bogor, Ahmad Aswandi menyampaikan, bahwa proyek PSEL ini dapat menjadi solusi konkret dalam mengatasi persoalan sampah di Kota Bogor, dengan catatan masyarakat harus dilibatkan secara aktif.

Baca juga  Hadapi Lebaran BI Jabar Siapkan Rp17,45 Triliun Uang Pecahan

“Yang penting sosialisasi maksimal dan masyarakat dilibatkan. Kalau itu dilakukan, saya yakin masyarakat akan mendukung,”katanya.

Tim Stakeholder Management Danantara, Galih Nurhidayat, menyebut bahwa diskusi yang berlangsung berjalan lancar dan mendapat respons positif dari berbagai pihak.

“Alhamdulillah, seluruh stakeholder, baik pemerintah maupun masyarakat, siap mendukung pembangunan PSEL di Kayumanis. Kami menargetkan bulan Mei sudah masuk proses tender, dan Oktober diharapkan sudah ada pemenang atau penyedia teknologi,” jelasnya. [] Ricky

Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

To Top