Pemkot Bogor bersama Forkompimda umumkan perpanjangan PSBMK

PSBMK Kota Bogor Diperpanjang Dua Minggu, Perkantoran Wajib Miliki Satgas Covid-19

BOGOR-KITA.com, BOGOR РSetelah Kota Bogor dinyatakan kembali masuk zona merah penyebaran covid-19,  Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor memperpanjang pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Mikro dan Komunitas (PSBMK) selama dua minggu kedepan hingga tanggal 13 Oktober 2020.

Hal itu dikemukakan Wali Kota Bogor Bima Arya  usai rapat evaluasi PSBMK bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di Balaikota Bogor, Selasa (29/9/2020).

Bima mengatakan dalam PSBMK ini Forkopimda sepakat untuk memperketat pengawasan protokol kesehatan di perkantoran, karena menurutnya klaster keluarga yang ada di Kota Bogor beririsan dengan klaster luar kota dan perkantoran.

“Kami akan awasi sejauh mana kantor-kantor disiplin mengikuti aturan 50 persen Work From Home (WFH) dan yang memiliki komorbit atau penyakit bawaan dilarang untuk bekerja dulu. Konsen utama kita sekarang kita analisis klaster keluarga didominasi oleh perkantoran dan dari luar kota,” jelas Bima.

Bima menjelaskan, Forkopimda juga sepakat untuk memberikan penguatan pengawasan protokol kesehatan di kantor-kantor. Nantinya kantor- wajib memiliki satgas covid sendiri, sehingga bisa berkomunikasi dengan satgas tingkat kota.

Baca juga  Bima Arya Tengarai Hotel Amaroossa Langgar Perda Sampah

“Kami menyepakati bahwa masih akan membatasi aktifitas warga, namun sektor perekonomian harus terus berjalan,” katanya.

Bima pun melihat ada angka keseimbangan antara sektor ekonomi dan sektor kesehatan, oleh karena itu menurut Bima protokol kesehatan akan diperluas dan diperketat di perkantoran.

Selain itu jam operasional toko, rumah makan, restoran dan cafe disesuaikan menjadi pukul 21.00 WIB yang sebelumnya dibatasi sampai pukul 20.00 WIB. Perubahan pembatasan jam operasional itu dilihat dari minim angka terjadinya klaster dari unit ekonomi.

“Pembatasan aktifitas secara menyeluruh sampai pukul 21.00 WIB dan tim Elang dan Tim merpati akan terus berjalan untuk memastikan ditaatinya protokol kesehatan,” pungkasnya. [] Ricky.



Bogor-Kita.com - Sejak 2010


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *