Alhafiz Rana

Pemkot Minta 6 Kecamatan, Ketua Presidium Bogor Timur Nilai Tak Etis  

BOGOR-KITA.com – Ketua Umum Presidium Bogor Timur Alhafiz Rana mengatakan permintaan pemerintah kota Bogor atas 6 Kecamatan di Kabupaten Bogor sebagai hal yang tidak etis dan bertentangan dengan konsep pemekaran yang sudah digulirkan pemerintah daerah Kabupaten Bogor.

 “Saya rasa secara etika kurang baik wacana itu apabila tidak disampaikan kepada legislatif dan eksekutif di Kabupaten Bogor,” kata Alhafiz melalui telepon kepada BOGOR-KITA.com, Selasa (16/7/2019). 

Wacana memasukkan 6 kecamatan di Kabupaten Bogor ke wilayah Kota Bogor disampaikan Wakil Walikota Bogor Dedie Rachim dalam pertemuan dengan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil di Kuningan, akhir pekan lalu. Acara itu dihadiri bupati dan walikota seluruh Jabar, termasuk Bogor Ade Yasin.

Alhafiz melanjutkan, wacana Pemkot Bogor tersebut bertentangan dengan konsep pemekaran yang sudah digulirkan pemda Kabupaten Bogor menyangkut pemekaran Bogor Barat dan Bogor Timur.  Alhafiz menilai Kabupaten Bogor sebagai induk sudah cukup kecamatannya ketika nanti dikurangi dengan Bogor Barat dan Bogor Timur. 

Saat dimintai komentarnya terkait wacana Pemkot tersebut, Ade Yasin biasa saja memberikan tanggapan. “Itu baru permintaan ke Gubernur Jabar,” kata Ade Yasin. Ditanya apakah Pemkot Bogor sudah ada pembicaraan tentang hal itu sebelumnya? Ade Yasin menjawab, belum.

“Belum ngobrol dengan saya. Belum bicara dengan saya. Saya tahunya di Kuningan,” kata Ade Yasin setelah membuka acara Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah di kampus Boash, Kemang, Bogor kemarin.

Sebulmnya, secara terbuka Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Ilham Permana menegaskan tidak akan memberikan wilayah yang ada di Bumi Tegar Beriman jika tidak ada komunikasi yang dijalin, terlebih untuk daerah yang potensial. “Kalau saya prinsipnya, jika daerah itu potensial, tidak akan kita berikan, gitu aja,” cetus Ilham kepada wartawan di kantornya, Senin (15/7/2019). [] Hari



Bogor-Kita.com - Sejak 2010


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *