Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim meninjau lokasi penertiban di sepanjang trotoar Jalan Sukamulya hingga Kelurahan Sukasari, Kamis (7/11/2019) siang.

Pemkot Bogor Pastikan Tak Ada Lagi Bangunan Liar di Trotoar

BOGOR-KITA.com, BOGOR – Untuk memastikan tidak ada lagi bangunan liar yang berdiri di atas trotoar atau lahan milik negara, Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim kembali meninjau ke lokasi penertiban yang berada di sepanjang trotoar Jalan Sukamulya hingga Kelurahan Sukasari, Kamis (7/11/2019) siang.

Dalam peninjauan itu, Dedie turut didampingi oleh Camat Bogor Timur, Abdul Wahid dan Lurah Sukasari, Dicky Iman Nugraha.

Dedie memulai peninjauannya ke lokasi awal di Jalan Sukamulya atau tepatnya di samping Rumah Sakit Vania. Di lokasi itu, ia ingin memastikan bahwa sudah tidak ada lagi bangunan liar yang berdiri di atas trotoar sepanjang 50 meter. Saat ini Pemkot Bogor telah menaruh puluhan tanaman di sepanjang lokasi eks bangunan liar tersebut.

Dedie melanjutkan peninjauannya menuju Zona Pedagang Kaki Lima (PKL) Siliwangi. Sesampainya di lokasi, Dedie menuju area belakang zona PKL. Rupanya, dia berdiri di atas lahan milik Institut Pertanian Bogor (IPB), di situ ia melihat-lihat area tersebut.

Orang nomor dua di Kota Bogor ini berencana untuk menjadikan kawasan tersebut menjadi sentra kuliner untuk para pedagang di zona PKL Siliwangi.

“Saya sudah tanya Pak Rektor, ini lahan punya IPB atau bukan. Kalau lahan di sini bisa dimanfaatkan untuk sentra kuliner kenapa enggak. Selain luas, bangunanannya juga termasuk heritage. Saya akan komunikasikan ini lebih lanjut dengan Pak Rektor,” ujar Dedie di lokasi.

Di lokasi yang sama, Camat Bogor Timur, Abdul Wahid mengamini pernyataan Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim yang berencana untuk mengkomunikasikan lebih lanjut dengan pihak IPB, agar lahan di asrama tersebut bisa dimanfaatkan oleh Pemkot Bogor untuk dijadikan sentra kuliner.

“Perencanaan kedepan, Pak Wakil tadi melihat kondisi lahan di sekitar asrama IPB. Mudah-mudahan bisa dimanfaatkan dan dikerjasamakan antara Pemkot Bogor dengan IPB,” katanya.

Dalam waktu dekat ini, sambung Abdul Wahid, pihaknya akan merelokasi pedagang pisang yang berjualan di atas trotoar agar masuk ke dalam pasar Sukasari. Sejauh ini, ia sudah melakukan koordinasi dan komunikasi dengan pihak Perumda Pasar Pakuan Jaya. [] Admin/Humas Pemkot Bogor



Bogor-Kita.com - Sejak 2010


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *