Gelora Karya Merdeka Berbudaya, CFD Tajurhalang Jadi Panggung Warisan Nusantara
BOGOR-KITA.com, TAJURHALANG – Lapangan CFD Bomang, Tajurhalang, Kabupaten Bogor, Minggu pagi, menjadi ruang bagi warga untuk menikmati kegiatan olahraga sekaligus pertunjukan budaya. Kegiatan rutin Car Free Day (CFD) Tajurhalang kali ini dirangkaikan dengan Festival Budaya bertema “Gelora Karya Merdeka Berbudaya” dalam menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Lebih dari 200 warga hadir dalam kegiatan tersebut. Selain berolahraga, masyarakat dapat menikmati beragam kuliner Nusantara serta mengikuti doa lintas agama.
“Ini bukti kalau merdeka itu bukan cuma upacara, tetapi juga merawat kebersamaan dan budaya kita,” ujar salah seorang warga yang menghadiri kegiatan.
Festival kuliner menjadi salah satu kegiatan yang menarik perhatian warga. Beragam makanan khas dari sejumlah daerah di Indonesia disajikan dalam kegiatan tersebut.
Ketua Umum Yayasan Pelita Talenta Berdaya, Carren Chaterina, S.H., M.H., M.Kn., mengatakan kuliner merupakan salah satu bagian dari kekayaan budaya yang perlu dikenalkan dan dilestarikan.
“Budaya itu bukan hanya alat musik, kesenian, tarian, atau benda-benda peninggalan sejarah. Tetapi juga apa yang kita makan setiap hari,” kata Carren.
Menurut Carren, festival tersebut menjadi salah satu sarana untuk mengenalkan keberagaman kuliner Indonesia kepada masyarakat, khususnya generasi muda. Ia berharap generasi muda dapat mengenal dan mencintai kekayaan kuliner Nusantara di tengah perkembangan zaman.
Rangkaian kegiatan diawali dengan doa lintas agama. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pesan kebersamaan dan toleransi di tengah keberagaman masyarakat Tajurhalang.
Melalui doa bersama, warga diajak mendoakan kedamaian serta kemajuan bangsa dalam momentum peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
CFD Tajurhalang sendiri rutin digelar setiap Minggu dan diikuti lebih dari 200 peserta. Kegiatan yang pada awalnya berfokus pada aktivitas olahraga tersebut kini juga dimanfaatkan sebagai ruang publik untuk kegiatan sosial dan budaya.
“Selain sehat, masyarakat juga bisa menikmati hari libur dengan gembira sambil belajar budaya. Ini yang kita mau,” ujar salah seorang panitia.
Mengusung semangat “Gelora Karya Merdeka Berbudaya”, Festival Budaya Tajurhalang menjadi bagian dari upaya mengisi kemerdekaan melalui kegiatan positif serta pengenalan keberagaman budaya kepada masyarakat.
Car Free Day Bomang Tajurhalang diinisiasi sebagai ruang publik bebas kendaraan untuk kegiatan olahraga serta aktivitas sosial dan budaya bagi masyarakat Kecamatan Tajurhalang, Kabupaten Bogor. [] Fahry
