Kab. Bogor

Berencana Kembangkan Kerja Sama, Rotary International District Jepang Kunjungi KP2C

BOGOR-KITA.com, BOGOR — Dalam kunjungannya ke Indonesia, Assistant Governor Rotary International District 2580 (Tokyo Itabashi Central R.C.), Akihiko Ikai, melakukan pertemuan dengan pengurus Komunitas Peduli Sungai Cileungsi Cikeas (KP2C) di Dermaga 6, Vila Nusa Indah 3, Bojongkulur, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Kamis (1/10/2026).

Kunjungan yang telah dijadwalkan tersebut dilakukan Akihiko untuk melihat langsung kondisi di lapangan sekaligus menjajaki potensi kerja sama yang dapat dikembangkan antara kedua institusi.

Ketua KP2C, Puarman, menjelaskan secara teknis mekanisme kerja, dampak, output, dan outcome kinerja KP2C yang telah terstruktur sejak organisasi tersebut dibentuk pada 2016. Saat ini, KP2C memiliki lebih dari 65.000 anggota yang merupakan masyarakat terdampak banjir.

KP2C merupakan entitas yang telah mengantongi Surat Keputusan (SK) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) dan memusatkan kegiatannya pada sistem peringatan dini banjir. Menurut Puarman, sistem tersebut telah membantu menyelamatkan puluhan ribu warga yang berpotensi terdampak banjir.

Baca juga  Pencurian Motor Di Puskesmas Tenjo Terekam CCTV

“Tidak ada korban jiwa akibat banjir karena warga mengetahui potensi ancaman banjir enam jam sebelum air sungai dari hulu tiba di permukiman mereka,” jelas Puarman.

Ia menjelaskan, sistem peringatan dini tersebut dikembangkan KP2C dengan menempatkan tujuh kamera CCTV dan petugas pemantau di sepanjang jalur Sungai Cileungsi dan Sungai Cikeas. Selanjutnya, Tinggi Muka Air (TMA) sungai dari hulu hingga hilir dipantau secara real time melalui telepon seluler para pengurus KP2C.

Sejalan dengan upaya tersebut, KP2C juga melakukan pemantauan terhadap potensi pencemaran sungai, khususnya Sungai Cileungsi yang berada di kawasan dengan banyak kegiatan industri.

“Air menghitam, bau menyengat, kami cari sumbernya. Kami turun menyusuri sungai bersama aparat terkait, termasuk TNI, dan kami menemukan sumber yang diduga sebagai pelakunya,” ujar Puarman.

Baca juga  Solusi Bangun Indonesia Pabrik Narogong Raih TOP CSR Awards 2024

Untuk meningkatkan pemantauan, KP2C berencana menjadikan kantor sekretariatnya sebagai pusat kontrol atau pemantauan kondisi kualitas dan kuantitas kedua sungai tersebut, termasuk Kali Bekasi yang menjadi muara Sungai Cileungsi dan Sungai Cikeas.

“Pembangunannya semoga segera terealisasi,” ujar Puarman, didampingi enam pengurus KP2C yang hadir dalam pertemuan tersebut.

Akihiko Ikai, yang didampingi Pradhana Hatdjosubroto selaku perwakilan Rotary Club Bekasi Raya serta sejumlah pengurus, mengapresiasi program-program yang telah dijalankan KP2C. Ia juga mengajukan sejumlah pertanyaan untuk memperdalam informasi yang disampaikan Ketua KP2C.

“Dari mana biaya operasional KP2C?” tanya Akihiko.

Pertanyaan tersebut kemudian dijawab Puarman. Menurut dia, operasional KP2C berasal dari donasi masyarakat. Ia menjelaskan bahwa sistem peringatan dini KP2C berbasis masyarakat dan melibatkan warga secara langsung.

“Dari, oleh, dan untuk masyarakat,” tandasnya.

Baca juga  Akses Jalan Milik Pemda Rusak, Warga Tajur: Sering Ada yang Jatuh Kalau Hujan

Muji Lestari, Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kemitraan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bogor yang turut hadir dalam pertemuan tersebut, berharap Rotary dapat mengembangkan kerja sama dengan berbagai institusi di Kabupaten Bogor, termasuk KP2C.

“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Kami perlu bantuan dan dukungan mitra kerja. Untuk itu, kami berterima kasih apabila Rotary District Jepang membangun kerja sama dengan KP2C agar lingkungan hidup tetap terjaga sehingga risiko bencana lingkungan dapat ditekan,” ujarnya.

Setelah pertemuan, Akihiko bersama rombongan meninjau langsung kondisi Sungai Cikeas, Sungai Cileungsi, serta Kali Bekasi. Rombongan juga melihat lokasi titik pantau KP2C yang berada di perbatasan Kabupaten Bogor dan Kota Bekasi, tepatnya di titik pantau P2C (Pertemuan Sungai Cileungsi-Cikeas) di kawasan Vila Nusa Indah 1, Bojongkulur. [] Sancoyo

Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

To Top