Kota Bogor

Pemkot Bogor Kucurkan Rp797 Juta untuk RW Siaga

BOGOR-KITA.com, BOGOR – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menyalurkan insentif sebesar Rp797 juta untuk 797 RW di 68 kelurahan. 

Bantuan untuk RW Siaga disalurkan selama dua bulan mulai bulan April dan Mei. Setiap bulannya, Pemkot Bogor akan memberikan Rp 500 ribu untuk 797 RW. Bantuan pada bulan April baru saja disalurkan pada Hari Jadi Bogor (HJB) tahun ini.

Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto mengatakan, dana yang dikhususkan bagi RW Siaga bertujuan untuk memperkuat pengawasan terhadap persebaran Covid-19 di tingkat wilayah. Pasalnya, Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Bogor akan berakhir 4 Juni 2020.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Ade Sarip Hidayat mengaku belum dapat memastikan jumlah besaran bantuan untuk memperkuat RW Siaga. Namun, bantuan itu telah dianggarkan melalui dinas kesehatan.

“Anggarannya pastinya belum tau, tapi itu dianggarkan di dinas kesehatan,” ujar Ade.

Ade menjelaskan, bahwa Rp500 ribu untuk RW Siaga mulanya diinisiasi oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar). Ide itu disambut baik oleh pemerintah daerah.

Baca juga  Eratkan Silaturahmi, Bima Ajak Muspida Bersepeda

“Saya pikir ini ide bagus karena perlu diaplikasikan. Urusan ekonomi susah dicegatnya tapi kalau di wilayah sudah dicegat itu luar biasa,” jelasnya.

Ade menuturkan, pemerintah tingkat wilayah memiliki tugas yang cukup berat. Sebab, aparatur wilayah harus terus aktif bila ada masyarakat yang terpapar Covid-19. Untuk itu aparatur wilayah harus didukung, termasuk dalam segi anggaran. Meskipun anggaran Pemkot Bogor hanya Rp144 miliar untuk penanganan Covid-19, Ade menyatakan, penanganan melalui wilayah perlu diperhatikan.

“Sekarang kalau pun belum besar, coba diusulkan, karena tujuannya ingin memperkuat di wilayah,” katanya.

Sementara, Lurah Empang, Harry Cahyadi menjelaskan, sebanyak 20 RW di Kelurahan Empang telah memperoleh Rp 500 ribu untuk  bulan April dan diberikan secara simbolis kepada dua RW di Kelurahan Empang.

“Kalau anggaran yang Rp500 ribu itu bisa untuk pelaksanaan pembelian bahan-bahan APD (Alat Pelindung Diri), disinfektan ataupun hand sanitizer ataupun bisa untuk dibuatkan Gasibu,” ucap Harry.

Harry menyebutkan  bantuan tersebut harusnya disalurkan pada bulan April. Sementara, untuk jatah bulan Mei, Harry memperkirakan akan diberikan pada akhir bulan. [] Ricky

Baca juga  Ribuan Orang Saksikan Helaran HJB Kota Bogor
Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

To Top