Suasana peringatan Hari Kesehatan Nasional ke-55 tingkat Kota Bogor dengan mengusung tema "SDM Unggul Indonesia Maju" di lapangan Sempur, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, Sabtu (9/11/2019).

Pejabat Hadir, Peringatan Hari Kesehatan di Kota Bogor Meriah

BOGOR-KITA.com, BOGOR –  Peringatan  Hari Kesehatan Nasional ke-55 Tingkat Kota Bogor yang digelar Pemerintah Kota Bogor  mengusung tema “SDM Unggul Indonesia Maju” di lapangan Sempur, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, Sabtu (9/11/2019)  berlangsung meriah.

Selain dihadiri Walikota Bogor Bima Arya kegiatan HKN ke-55 tingkat Kota Bogor ini juga dihadiri Wakil WaliKota Bogor Dedie A Rachim, Sekretaris Daerah Kota Bogor Ade Sarip Hidayat, Kepala Dinas Kesehatan Rubaeah, seluruh insan kesehatan Kota Bogor dan masyarakat.

Kegiatan diawali dengan senam sehat dan pengibaran spanduk rasaksa bertuliskan “Pola Hidup Sehat Agar Hidup Tidak Sesat”.

Bima mengatakan bahwa kesehatan itu nomor satu, dengan demikian Pemkot Bogor serius dalam menangani kesehatan. Dan pihaknya pun akan terus menambah fasilitas-fasiltas kesehatan.

“Bapak Ibu Pemkot Bogor serius, karena  kesehatan tidak bisa setengah-setengah. Harus dari ujung ke ujung mulai dari pencegahan sampai pengobatan. Rumah sakit RSUD sedang di bangun, puskesmas terus diperbaiki, alat kesehatan terus ditambah,” kata Bima

Bima juga mengungkapkan masyarakat hidup sehat akan terus maju ke depan dan untuk sehat itu harus dimulai sejak usia dini.

“Saya minta ke Pak Kadisdik setiap pagi semua siswa harus bergerak dan berolahraga dipaksa senam terus setiap hari dibiasakan peregangan setiap saat,” katanya.

Bima juga mengungkapkan bahwa fasilitas olahraga akan disediakan di setiap kecamatan   seperti lapangan sepakbola Kresna akan segera di resmikan.

“Insya Allah tahun depan GOR dan Taman Topi akan di jadikan tempat berlari yang nyaman untuk semua. Jadi semua kecamatan akan disediakan fasilitas olahraga dan kita juga akan terus sampaikan kepada warga untuk hidup sehat dan makanan sehat,” ungkapnya.

Sementara itu Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan Kota Bogor Rubaeah, menuturkan sesuai dengan nawacita presiden Joko Widodo (Jokowi) ingin mewujudkan masyarakat Indonesia sehat dan berkualitas, karena pentingnya pencegahan dan penerapan pola hidup bersih dan sehat.

“Pada HKN ke-55 ini kita ingin seluruh insan kesehatan ikut terlibat jadi bukan punya Dinkes tapi punya insan kesehatan dan seluruh masyarakat Kota Bogor. Makanya kita bergerak bareng bareng untuk mengatasi masalah kesehatan untuk mewujudkan masyarakat Kota Bogor yang sehat,” kata Rubaeah.

Masalah kesehatan di Kota Bogor, tambah Rubaeah terjadi pada program prioritas semua, seperti pertama masalah program kesehatan ibu dan anak, kedua masalah gizi dan stunting, ketiga penyakit menular HIV dan TBC serta keempat masalah lingkungan.

“Kesehatan lingkungan ini yang belum teratasi, masalah pengolahan sampah dan jamban. ODS kita masih nol,  kita punya target di tahun 2020 ada enam wilayah yang mencapai ODS yaitu yang dilalui sungai Ciliwung jadi bersinergi dengan program naturalisasi Ciliwung,” pungkasnya. [] Ricky



Bogor-Kita.com - Sejak 2010


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *