Kota Bogor

Pakar Kelautan IPB University Ungkap Keunikan Konsep Minawisata Bahari

BOGOR-KITA.com, BOGOR – Indonesia sebagai negara kepulauan, memiliki pulau-pulau kecil yang perlu dijaga ekosistemnya. Hal ini karena pulau-pulau kecil menyimpan berbagai kekayaan alam seperti terumbu karang, padang lamun, dan mangrove.

Melihat potensi ini, Prof Dietriech G Bengen, mengatakan, pulau-pulau kecil di Indonesia seharusnya menjadi garda terdepan dalam pencegahan eksploitasi. “Kegiatan ilegal mudah dilakukan karena pulau-pulau kecil tidak berpenduduk. Pengawasan tidak bisa 100 persen karena adanya keterbatasan,” jelas Guru Besar IPB University dari Departemen Ilmu dan Teknologi Kelautan ini.

Lebih lanjut, ia menerangkan, keragaman sumber daya ikan berkontribusi untuk menunjang jasa-jasa yang dapat dimanfaatkan masyarakat. Menurutnya, perikanan dan pariwsata merupakan dua potensi yang dapat dikelola dengan baik karena kedua hal tersebut berdampak baik pada ekosistem laut.

Baca juga  Mahasiswa IPB Masuk Finalis PLN Innovation and Competition in Electricity 2021

Pakar Ekologi Pesisir IPB University ini juga menjelaskan, potensi pengembangan pariwisata dapat berupa scuba diving, snorkling, mangrove tracking dan wisata arkeo bawah laut. Namun demikian, masih ada hambatan dalam pengembangan sumber daya dan jasa ekosistem laut.

Dosen IPB University itu menyebut, hambatan pengembangan sumberdaya dan jasa kelautan di pulau-pulau kecil diantaranya degradasi ekosistem. Tidak hanya itu, upaya pengembangan ini juga menemui konflik pemanfaatan ruang laut, perubahan iklim global, pencemaran lingkungan, dan kebijakan yang masih bersifat sektoral.

“Konsep Minawisata Bahari merupakan pemanfaatan lestari sumberdaya ikan serta jasa ekosistem pesisir dan laut. Pengembangan konsep ini bertujuan untuk mengupayakan perlindungan serta memulihkan fungsi dan integritas ekosistem pesisir dan laut,” jelasnya pada webinar Minawisata Bahari Berkelanjutan yang diselenggarakan oleh Negeri Rempah Foundation, Kamis (16/9/2021).

Baca juga  Program Future Agile Leader Program HA IPB University Resmi Dibuka

Ia pun menyebut, sekitar 30-50 persen luas kawasan dari pulau-pulau kecil dataran Indonesia dapat dialokasikan bagi pengembangan minawisata bahari. Selebihnya, untuk pengembangan minawisata bahari berbasis konservasi, atau disebut ekominawisata bahari.

Prinsip minawisata bahari, lanjutnya, mencakup prinsip keberlanjutan dan prinsip partisipasi masyarakat. Sementara itu, pemanfaatan dan pengembangan minawisata bahari harus dilakukan secara terpadu dengan memperhatikan keserasian dan keseimbangan daya dukungnya.

Ia berharap, seluruh pemangku kebijakan berpartisipasi lebih aktif untuk mengoptimalkan minawisata di pulau-pulau kecil. [] Hari

Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Terpopuler

To Top