Mozes Surati Dirut Lido Nirwana Parahiyangan Soal Tanah 7000 Meter di Desa Wates Jaya, Cigombong Kabupaten Bogor

Mozes Surati Dirut Lido Nirwana Parahiyangan Soal Tanah 7000 Meter di Desa Wates Jaya, Cigombong Kabupaten Bogor

BOGOR-KITA.com – Mozes Kallem SH melalui kuasa hukumnya Hamdan Barumun SH kembali menyurati konglomerat Dirut PT Dirut Lido Nirwana Parahiyangan terkait tanah seluas 7000 meter persegi di Desa Wates jaya, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor. Surat yang ditembuskan kepada konglomerat Hary Tanoesoedibjo ini mempetanyakan klaim atas tanah dimaksud.
Kepada BOGOR-KITA.com di Cibinong, Sabtu (2/4/2016) sore, Hamdan Barumun mengemukakan, pihaknya, sebelumnya sudah mengirimkan surat mempertanyakan klaim tanah itu. Surat pertama tanggal 10 Maret 2016. Karena tidak ditanggapi, kami kirim surat yang kedua tanggal 28 Maret 2016. “Surat kedua tersebut, sampai saat ini juga tidak mendapat tanggapan, karena itu, kepada siapa lagi kami mengadu selain kepada media. Sebab menemui Hary Tanoesoedibjo rasanya sangat sulit,” kata Hamzan yang didampingi Mozes.
Hamdan mengemukakan bahwa pada Nopember 2015, di atas tanah tersebut semula ditancapkan plang terbuat dari besi dengan tulisan “Tanah Ini Milik Mozes Kallem.” Namun beberapa hari kemudian plang tersebut hilang dan muncul plang baru dengan tulisan “Tanah Ini Milik Ahli Waris Almarhum Suwita”.
“Kami sudah melaporkan ke Polres Bogor soal hilangnya plang tersebut. Namun sambil menunggu proses di kepolisian, plang tersebut berganti lagi. “Kami sangat terkejut karena plang baru yang muncul bertuliskan, “Tanah Ini Milik PT Lido Nirwana Parahiyangan.”
Hamdan menegaskan, dirinya mengenal nama Alamarhum Suwita, karena kliennya membeli tanah itu dari Suwita tahun 1994.
“Jika sekarang PT Lido Nirwana Parahiyangan mengklaim tanah itu sebagai miliknya, maka pertanyaannya, dibeli dari siapa?” kata Hamdan mempertanyakan.
Hamdan menegaskan kliennya membeli lahan itu dengan surat-surat yang lengkap.
Karena itu, dalam suratnya Hamdan memohon untuk memberikan klarifikasi dari siapa PT Lido Nirwana Parahiyangan membeli lahan tersebut. “Sebab dokumen resmi tanah itu ada pada klien kami,” tandas Hamdan. [] Admin



Bogor-Kita.com - Sejak 2010


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *