Pengurus DPD PSI Kota Bogor

Lantik Pengurus, Ini Tantangan PSI Kota Bogor Menurut STS

BOGOR-KITA.com, KEMANG – Dewan Pimpinan Daerah Partai Solidaritas Indonesia (DPD PSI) Kota Bogor menggelar rapat kerja dan melantik pengurus Dewan Pimpinan Cabang se-Kota Bogor, beserta badan dan direktorat sebagai alat kelengkapan partai Minggu (16/8/2020).

Acara yang dihadiri sebanyak 55 pengurus itu, diisi dengan pembacaan pakta integritas sebagai komitmen untuk setia terhadap Pancasila dan UUD 1945 serta menjunjung tinggi Bhinneka Tunggal Ika.

“Kami PSI Kota Bogor siap melaksanakan kerja-kerja politik di Kota Bogor dan tetap memegang teguh prinsip-prinsip dasar berbangsa dan bernegara serta ideologi dan visi-misi partai. Hari ini (kemarin -red) DPD melantik 6 (enam) DPC se-Kota Bogor berserta badan dan direktorat sebagai alat kelengkapan atau pendukung perjuangan partai,” kata Sugeng Teguh Santoso, S.H., Ketua PSI Kota Bogor.

Sugeng yang juga Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Nasional Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) menuturkan bahwa, tantangan PSI Kota Bogor adalah membangun kepercayaan publik atau masyarakat terhadap politik yang selalu dipersepsikan buruk atau negatif, sehingga banyak warga masyarakat yang apatis terhadap proses politik praktis.

Baca juga  Ini Nasihat Bima kepada HMI

“Padahal proses politik praktis merupakan salah satu instrumen untuk mewujudkan masyarakat yang dicita-citakan, adil dan makmur,” ujar pria yang akrab disapa STS ini .

STS juga mengajak seluruh struktur PSI Kota Bogor bahu-membahu dalam kerja politik untuk memenangkan 6 (enam) kursi di DPRD Kota bogor, dan memberi target kepada seluruh pengurus DPC PSI Kota Bogor untuk membentuk sebanyak 68 Dewan Pimpinan Ranting (DPRt) di seluruh Kota Bogor sampai dengan batas waktu bulan Desember 2020 sebagai alat kerja partai dalam melayani rakyat.

Pelantikan dan rapat kerja DPD PSI Kota Bogor itu diselenggarakan di Joglo Keadilan, Desa Kemang, Kecamatan Kemang Kabupaten Bogor dengan menerapkan protokol kesehatan, berupa pemeriksaan suhu tubuh, penggunaan hand sanitizer, penggunaan masker dan pengaturan jarak tempat duduk kurang lebih 1 (satu) meter. [] Fahry



Bogor-Kita.com - Sejak 2010


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *