Surat Edaran Kelurahan Pasirjaya Kota Bogor

Kurang Pas Kelurahan Pasir Jaya Minta Bantuan Logistik Covid-19 Kepada UMKM

BOGOR-KITA.com, BOGOR – Surat edaran yang dikeluarkan oleh Kelurahan Pasir Jaya kurang baik dan tidak pas momennya, karena kondisi perekonomian saat ini semakin menurun sehingga kurang elok sampai mengeluarkan surat permohonan logistik.

Hal ini dikemukakan Wakil Ketua DPD KNPI Kota Bogor Supriantona Siburian terkait edaran dari kelurahan bernomor 440/39/Psj, yang ditujukan kepada pelaku usaha yang ada di Kelurahan Pasir Jaya, dengan perihal Permohonan Bantuan Logistik Pencegahan Covid-19, tertanggal 20 April 2020. 

“Alangkah baiknya, Lurah memberikan surat edaran yang berisinya adalah pembukaan donasi. Kalau surat permohonan ini kan seperti tersirat bahwa pemerintah sedang meminta. Padahal masyarakat hari ini berharap penuh kepada pemerintah. Intinya, bukan pemerintah saja yang sedang sulit saat ini. Tapi masyarakat dan pelaku usaha juga merasakan hal yang sama,” tegas Supriantona. 

pelaku UMKM di Kelurahan Pasir Jaya Kecamatan Bogor Barat mengaku sedikit keberatan dengan surat edaran perihal Permohonan Bantuan Logistik Pencegahan Covid-19 itu.

“Usaha serta dagang saat ini sedang tidak baik. Bukannya kita tidak mau membantu. Tapi, beberapa pelaku usaha yang ada di sini juga sedang menunggu bantuan. Baik itu untuk karyawannya atau keberlangsungan usahanya,” ungkap seorang pelaku usaha yang identitasnya minta dirahasiakan, Selasa (21/4/2020). 

Baca juga  Di Masa Pandemi, Sauzan Butik and Salon Terapkan Protokol Kesehatan Ketat

Supriantona mempertanyakan, mengapa Pemkot Bogor melalui kecamatan serta kelurahan tidak menyasar perusahaan-perusahaan besar yang sudah cukup mapan, untuk mencukupi kebutuhan dapur umum ini.

Diketahui, Wakil Walikota Bogor Dedie A Rachim di sejumlah media massa memaparkan, Pemkot Bogor menganggarkan ratusan miliaran yang salah satunya untyuk pemenuhan logistik selama penanganan pandemik corona.  

Anggota DPRD Kota Bogor dari Fraksi PPP, Akhmad Saeful Bakhri (ASB) mengaku heran ddengan surat kelurahan itu. Karena, jika kondisinya seperti sekarang ini yaitu  pemerintah ‘mengemis’ bantuan ke semua pelaku usaha baik itu usaha skala kecil atau besar, maka patut dipertanyakan untuk apa anggaran untuk dapur umum serta pemenuhan logistik atau sembako. 

“Berinovasi dan memiliki perasaan sedikit-lah pemkot ini. Perhatikan ke bawah, serta ketahui jika roda perekonomian terutama di sektor usaha, sedang tidak baik. Jadi, jangan asal sebarkan surat permohonan bantuan seperti itu,” kata ASB. [] Ricky



Bogor-Kita.com - Sejak 2010


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *