Unsur DPMPTSP Kota dan Kabupaten Bogor gelar rapat di Cibinong, Kamis (7/2/2019).

Kolaborasi Kota-Kabupaten Bogor Bergulir, DPMPTSP Bertemu

BOGOR-KITA.com – Pemerintah Kota Bogor dan Kabupaten Bogor mulai menindaklanjuti atau mewujudkan kolaborasi, setelah kedua kepala daerah beserta para pejabatnya bertemu di Ruang Serbaguna Gedung Setda Kabupaten Bogor, Jalan Tegar Beriman, Kamis (31/1/2019).

Pada Kamis (7/2/2019), Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Bogor Denny Mulyadi Kota Bogor dan Kabid Izin Pemanfaatan Ruang dan Kabid Penanaman Modal dan Sistem Informasi melakukan kunjungan kerja (kunker) ke DPMPTSP Kabupaten Bogor di Cibinong

Dalam diskusi yang dipimpin Sekretaris DPMPTSP Kabupaten Bogor, Sony Abdussyukur, antara lain membahas mengenai penyelenggaraan Bogor Economic Summit (BES), Pelayanan perizinan dan kerjasama antar DPMPTSP.

“Kami menyambut baik inisiasi pertemuan ini untuk sinergi proses pelayanan perizinan dan peluang investasi di Kota dan Kabupaten Bogor,” kata Sony.

Terkait sinergi, Kepala DPMPTSP Kota Bogor Denny Mulyadi menyatakan, kolaborasi dua wilayah sangat penting untuk proses pembangunan dan mengimplementasikan kerjasama dua wilayah Kota dan Kabupaten Bogor.

“Arahan pimpinan tentang kerjasama untuk peningkatan kolaborasi pembangunan perlu ditindaklanjuti secara nyata”, ujar Denny.

Selain mendiskusikan mengenai kolaborasi kegiatan di bidang investasi, dibahas juga perkembangan pelayanan Online Single Submission (OSS) di dua wilayah. [] Admin/Humpro Pemkot Bogor

Dalam pertemuan dua kelapa daerah, dicapai kesepakatan menjalin kerjasama di berbagai bidang. “Jadi, kita bersepakat bahwa ke depan kata kuncinya adalah Bogor yang terintegrasi. Kota dan Kabupaten Terintegrasi dalam hal transportasi, kesehatan, pendidikan, dan penyelesaian masalah sosial,” kata Walikota Bogor Bima Arya.

Sementara itu, Bupati Bogor Ade Yasin Munawaroh mengatakan, pertemuan ini adalah membuka komunikasi, ke depan antar dinas saling komunikasi, apa yang bisa disegerakan.

“Jika ada sesuatu yang mendesak dan darurat, saya akan langsung berbicara dengan Pak Wali, begitu juga sebaliknya. Kita sepakat yang disampaikan, Bogor yang terintegrasi sebab Bogor adalah milik kita, inilah yang menjadikan tetap bersinergi. Keinginan kita sama menjadikan Bogor menjadi lebih maju dan lebih nyaman,” kata Ade Yasin. [] Admin



Bogor-Kita.com - Sejak 2010


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *