Ketua DPRD Kabupaten Bogor Rudy Susmanto dalam diskusi online bertajuk “Desain Operasional Percepatan Penanganan Covid-19 yang Transparan dan Akuntabel” yang diselenggarakan Yayasan Visi Nusantara Maju, Selasa (12/5/2020).

Ketua DPRD Kabupaten Bogor Apresiasi Ade Yasin Tangani Covid-19

BOGOR-KITA.com, CIBINONG – Ketua DPRD Kabupaten Bogor Rudy Susmanto mengapresiasi Bupati Bogor yang juga Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor Ade Yasin dalam menangani covid-19, baik dari segi komunikasi maupun transparansi dan akuntabilitas anggaran.

Apresiasi itu dikemukakan Rudy dalam diskusi online bertajuk “Desain Operasional Percepatan Penanganan Covid-19 yang Transparan dan Akuntabel” yang diselenggarakan Yayasan Visi Nusantara Maju, Selasa (12/5/2020).

Selain Rudi Susmanto, diskusi online menampilkan Ade Yasin, Rektor IPB University Prof Arif Satria, Ketua Yayasan Visi Nusantara Maju Yusfitriadi, anggota DPR RI Mulyadi. Diskusi diikuti para aktifis dan kelompok muda. 

BOGOR-KITA.com memperoleh transkrip rekaman diskusi dari Ketua Yayasan Visi Nusantara Maju Yusfitriadi.

Rudy Susmanto mengatakan, Pemerintah Kabupaten Bogor sudah sangat baik dalam penanganan covid-19, baik dalam hal komunikasi maupun transparansi dan akuntabilitas anggaran.

“Kami dalam hal ini DPRD, punya fungsi anggaran. Dalam penanganan covid-19 langkah-langkah Pemkab Bogor harus berpedoman kepada hukum yang ada. Kalau bicara transparan dan akuntabel, saya rasa sudah cukup transparan dan cukup akuntabel,” kata Rudy Susmanto.

Dikatakan, refocusing APBD 2020 tidak harus diputuskan oleh DPRD. Tapi, Pemkab Bogor langsung bersurat melalui BPKAD terkait rapat konsultasi refocusing anggaran 80 miliar untuk penanganan covid-19.

“Pemkab sudah inisiatif ke DPRD untuk berkoordinasi, maka kami menggangarkan 477 miliar. Angka tersebut bukan hanya untuk covid-19 melainkan juga untuk penanganan longsor dan banjir Januari 2020 lalu,” ujar Rudy.

Kemudian, kata Rudy, Bupati bukan hanya mempersiapkan penanganan kesehatan, tapi juga jejaring penanganan sosial. Bansos 3 bulan ke depan sudah disiapkan. “Pemkab sudah transparan,” katanya.

Menurut Rudy, sempat muncul wacana kenapa DPRD tidak mengambil langkah pansus dalam penanganan Covid-19.

“Saya bilang jangan sampai ada pansus atau interpelasi. Sebab, bagi kami, Pemkab Bogor dan DPRD komunikasinya sangat baik. Bagi kami sudah cukup dengan melihat itikad baik bupati kita,” jelasnya.

Rudy menegaskan bahwa penanganan covid-19 perlu peran bersama.

“Mari kita bahu membahu menangani pandemi ini. Ini adalah perjuangan kita bersama. Saya ucapkan apresiasi kepada Bupati Bogor yang transparan dan akuntabel dalam menangani covid-19,” kata Rudy yang merupakan politisi Partai Gerindra.

“Masyarakat tidak perlu ragu dan tidak boleh mengembuskan isu macam-macam terkait transparansi dan akuntabilitas penanganan covid-19 di Kabupaten Bogor. Tidak perlu ada interpelasi apalagi pansus, karena bupati sudah bekerja dengan benar,” pungkas Rudy Susmanto. [] Hari



Bogor-Kita.com - Sejak 2010


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *