Kab. Bogor

Kabel Jaringan Telekomunikasi di Jalan Kemang Raya Kabupaten Bogor Semrawut

Kabel yang diduga jaringan telekomunikasi di Jalan Raya Kemang, Kabupaten Bogor

BOGOR-KITA.com, KEMANG – Kabel yang diduga jaringan telekomunikasi di Jalan Raya Kemang, Kabupaten Bogor semrawut. Kabel yang terbentang antara satu tiang dengan tiang lain  tidak rapi dan ada yang melengkung sampai ke bawah.  Selain membuat pemandangan kurang elok, juga membahayakan pengguna jalan terutama warga sekitar.

Jhoni (42) warga Desa Pondok Udik mengatakan, semrawutnya kabel jaringan telekomunikasi tersebut sudah lama terjadi dan seolah dibiarkan.

“Kabel tersebut seharusnya membentang kencang di udara, ini ada yang malah menjulur ke bawah hingga ke jalan. Bisa bahaya jika warga yang lewat tersangkut,” k ata Joni, Senin (28/12/2020).

Keluhan serupa dikatakan Lae Manalu, pemilik bengkel servis kendaraan bermotor di wilayah tersebut.

Baca juga  Wakil Ketua DPRD Jabar Harap Pemerintah Beri Perhatian Khusus BKPRMI

Ia mengatakan, seharusnya perusahaan pemilik kabel tersebut segera memperbaiki. “Jika tidak terpakai, segeralah dicopot. Jika masih terpakai, ya diperbaiki, jangan dibiarkan semrawut begini,” katanya.

Kabel yang terlihat semrawut itu di antaranya berada di sekitar tugu perbatasan Desa Kemang dan Pondok Udik, simpang PWRI, depan Indomart PWRI.

Dadan Acil, praktisi perawatan dan perbaikan kabel jaringan provider mengatakan, saat ini ada dua macam jalur pemasangan fiber optik, yaitu kabel udara dan kabel telepon.

Pemasangan kabel jaringan baik udara maupun tanam, harus ada rekomendasi dari pengelola jalan raya baik nasional, provinsi dan kabupaten/kota.

“Iya harus ada ijin dan rekomendasi dari PUPR, apakah kabel jaringan dipasang di udara atau ditanam di tanah,” ungkapnya.

Baca juga  Corona Indonesia Catatkan Rekor Tertinggi, 5.444 Positif

Acil mengatakan kabel yang semrawut itu dipastikan milik perusahaan jaringan telekomunikasi. Biasanya, sambung Acil, jarak bentangan kabel antara 40 hingga 60 meter, tergantung ukuran ketinggian tiang penyangga/penghubungnya.

Terkait perusahaan pemilik jaringan kabel itu, Acil mengatakan, tidak tahu. “Tapi memang harus diperbaiki,” katanya. [] Fahry

Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

To Top