Ket. Foto : ~ Kondisi aspal di badan jalan jembatan Gerendong penghubung Kecamatan Ciseeng dan Rumpin, saat ini sudah mulai banyak yang hancur dan terkelupas serta bolong - bolong. Bahkan sebuah lubang besar terlihat menganga sehingga tampak besi rakitan jembatan tersebut.

Jembatan Gerendong Rusak, Dinas PUPR Minta Dishub Tertibkan Truk Tambang

BOGOR-KITA.com, CISEENG РKondisi jembatan Gerendong yang menghubungkan Kecamatan Rumpin dan Ciseeng, saat ini sudah mulai rusak. Beberapa bagian aspal di atas jalan jembatan tersebut nampak hancur dan terlihat menjadi lubang menganga, sehingga rangkaian besi di dalamnya sangat jelas terlihat. Kondisi kerusakan badan jalan jembatan tersebut,  hingga saat ini belum diperbaiki oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).

Dikonfirmasi awak media ini melalui pesan aplikasi WhatsApp, Kepala Dinas PUPR R. Soebiantoro belum memberikan jawaban, walaupun notifikasi pesan sudah terlihat dibaca. Sementara dikutip dari salah satu media (inilahkoran.com-Red), R. Soebiantoro mengatakan jika Dinas PUPR dan Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bogor akan mengambil langkah larangan truk tambang melewati jembatan tersebut.

Dia juga mengatakan, untuk memperbaiki aspal Jembatan Gerendong, pihaknya terpaksa menggunakan dana parsial dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tingkat II tahun 2020 ini. “Aspal Jembatan Gerendong yang bolong – bolong akan kami perbaiki¬† dengan penambalan menggunakan dana parsial. Bulan Februari ini bisa segera diperbaiki,” tambahnya.

Selain itu, sambungnya, dirinya juga sudah meminta personil Dishub untuk memeriksa muatan truk tambang yang melintasi jalan dan jembatan agar tidak terus menerus rusak. “Rusaknya jalan maupun bolong¬†– bolongnya aspal Jembatan Gerendong ini kan bukan pertama kali. Kami sudah minta agar Dishub memeriksa setiap muatan truk tambang supaya tidak melebihi standar tonasenya,” kata Bibin sapaan akrabnya kepada wartawan media tersebut.

Sedangkan Bisma Wisuda, Kepala Bidang Pengendalian dan Operasi (Kabid Dalops) Dishub Kab. Bogor mengatakan, memang sempat bertemu dan berbincang dengan Kadis PUPR di sekitaran Pendopo Bupati terkait kondisi rusaknya jembatan Gerendong dan penertiban kendaraan tambang. Namun menurutnya, hal itu belum bisa dilakukan di sekitar jalan jembatan Gerendong. “Untuk menertibkan truk tambang, salah satunya harus ada jembatan timbang. Selain itu, penertiban perlu dilakukan bersama pihak kepolisian,” ujarnya.

Bisma menambahkan, saat ini upaya yang akan dilakukan pihak Dishub Kab. Bogor adalah menempatkan petugas/personil Dishub untuk melakukan pengawasan dan pelarangan terhadap truk tambang agar tidak melintasi jembatan tersebut. “Saya sudah meminta Danpos Dishub Parung untuk mengecek lokasi dan selanjutnya menempatkan personil guna melakukan pengawasan dan pelarangan truk tambang melintas di jembatan Gerendong,” ujarnya.

Sementara Danpos Dishub Parung Herman mengatakan, sesuai arahan Kabid Dalops Dishub, dirinya langsung mengecek lokasi dan kondisi jembatan Gerendong. Dia mengatakan kondisinya memang sudah banyak yang rusak dan bolong serta kondisi jembatan terasa goyang saat dilalui kendaraan. “Saya hanya survey dan sudah melaporkan hasilnya. Selanjutnya saya menunggu arahan dan tugas dari pimpinan,” pungkas pria yang akrab disapa Kuple ini. [] Admin



Bogor-Kita.com - Sejak 2010


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *