Wakil Bupati Bogor Iwan Setiawan Memimpin rapat kordinasi khusus dengan Dinas Kesehatan dan direksi empat Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD),

Iwan Setiawan Minta Pelayanan Kesehatan Di Kabupaten Terus Meningkat

BOGOR-KITA.com Р Wakil Bupati Bogor, Iwan Setiawan memimpin rapat kordinasi khusus dengan Dinas Kesehatan dan direksi empat Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD),bertempat di ruang rapat Pendopo Bupati, Cibinong, Senin (21/1/2019).

Wakil Bupati Bogor Iwan Setiawan meminta dinas dan Badan Layanan Usaha Daerah (BLUD) tersebut meningkatkan pelayanan.

“Saya minta pelayanan kesehatan ditingkatkan dan semua kendala seperti kurangnya ruang rawat inap, belum lengkapnya alat kedokteran, kurangnya jumlah kamar inap kelas III, belum imbangnya rasio tenaga kesehatan dengan jumlah masyarakat, kurang sejahteranya tenaga kesehatan dan profesionalnya mereka itu disampaikan agar bisa dicari solusinya,” ucapnya

Ia juga menambahkan Dinas Kesehatan maupun RSUD harus menambah jumlah dokter spesialis, karena beberapa RSUD masuk dalam kategori rumah sakit rujukan maupun pendidikan.

“Kebutuhan akan dokter spesialis ini harus dipenuhi, selain itu saya meminta mobil siaga di setiap desa dikembalikan fungsinya seperti awal yaitu untuk mengantar pasien ke puskesmas atau rumah sakit,” tambahnya.

Iwan juga menlanjutkan hasil kajian terkait perbandingan dokter dan jumlah  pasien yang harus dilayani menyimpulkan bahwa Kabupaten Bogor masih kekurangan banyak tenaga kesehatan.

“Idealnya jumlah tenaga kesehatan di Bumi Tegar Beriman mencapai 5.000 orang dan saat ini Kabupaten Bogor masih kekurangan lebih dari 2.400 tenaga kesehatan,harus ada upaya upaya menutup permasalahan itu,”tuturnya.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor Erwin Suriana menjelaskan kekurangan tenaga kesehatan terutama dokter spesialis akan diantisipasi dengan langkah memberikan beasiswa pendidikan dan lainnya.

“Kalau penerimaan tenaga kesehatan seperti bidan, apoteker, administrasi dan dokter umum itu tergantung kebijakan pemerintah pusat, sementara untuk dokter spesialis kami mengambil langkah memberikan beasiswa bersyarat agar para dokter umum bisa menjadi dokter spesialis dan tetap bertugas di Kabupaten Bogor,” jelas Erwin.

Dia menerangkan agar masyarakat cepat dalam memperoleh pelayanan kesehatan, disamping dituntut profesional personil tenaga kesehatannya pihak rumah sakit juga diminta inovatif seperti membenahi ruang tunggu.

“Manajemen rumah sakit kami minta inovatif dan mempercepat akses pelayanan kesehatan dengan memanfaatkan kecanggihan teknologi, jangan sampai ada pasien yang terlantar dan ditolak oleh pihak rumah sakit,” terangnya.

Terkait masih kurangnya kamar inap kelas III, selain menambah kamar tersebut di rumah sakit. Dinas Kesehatan juga terus mengembangkan fasilitas pelayanan rawat inap di puskesmas-puskesmas.

“Empat RSUD terus menambah jumlah kamar inap kelas III, selain itu Puskesmas di 40 Kecamatan saat ini sudah dilengkapi Dengan Tempat Perawatan (DTP) maupun fasilitas Pelayanan Obstetri Neotanus Essensial Dasar (PONED),” pungkas Erwin. [] Admin/Diskominfo Kabupaten Bogor



Bogor-Kita.com - Sejak 2010


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *