Forum Temu Kebangsaan Orang Muda Gelar Deklarasi Jaga NKRI

Forum Temu Kebangsaan Orang Muda Gelar Deklarasi Jaga NKRI

NETIZEN – BOGOR-KITA.com – Forum Temu Kebangsaan Orang Muda angkatan ke-4 yang dihadiri 76 perwakilan orang muda dari 5 organisasi lintas iman berkomitmen untuk menjaga keutuhan Negara Kesatuan Rebulik Indonesia, Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945 dan Bhinneka Tunggal Ika. Lima organisasi ini meliputi Jaringan Gusdurian, Konferensi Waligereja Indonesia (KWI), Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI), Perhimpunan Pemuda Hindu Indonesia (PERADAH), dan Aliansi Nasional Bhinneka Tunggal Ika (ANBTI).

Kegiatan deklarasi ini diawali dengan upacara bendera bersama. Romo Antonius Haryanto dari perwakilan Steering Commite sekaligus sebagai Pembina upacara dalam sambutan menegaskan kembali semangat komitmen kebangsaan harus terus dirawat oleh generasi muda. “Ïndonesia adalah bangsa yang besar dan beragam kearifannya dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas sampai Pulau Rote. Itulah wujud harga diri bangsa Indonesia dan tidak boleh diganggu gugat oleh pihak mana pun,” tegas Rm. Hary di Cico Resort Bogor, Minggu (28/4/2019).

Pastor yang juga sebagai Sekretaris Eksekutif KWI menambahkan orang muda tidak bisa berpangku tangan melihat situasi bangsa yang tergerus dengan fenomena ketidakharmonisan sosial, korupsi yang terus merajalela dan ketimpangan ekonomi. Dengan segala kemampuan yang dimiliki, orang muda harus lebih kreatif dan berdaya saing.

Adapun bunyi deklarasi kebangsaan adalah sebagai berikut:

Kami orang muda yang tergabung dalam Forum Temu Kebangsaan Orang Muda 2019, bertekad untuk menjaga persaudaraan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), memegang teguh Ideologi Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, dan Bhinneka Tunggal Ika.

Sebagai aksi bersama orang muda, kami berkomitmen untuk:

  1. Menjaga dan memelihara lingkungan khususnya melalui gerakan meminimalisir penggunaan plastik demi kelestarian alam
  2. Mengecam berbagai bentuk tindakan koruptif yang merongrong kehidupan kita sebagai bangsa
  3. Berkolaborasi dengan pemangku kepentingan yang memberi perhatian pada persoalan pendidikan
  4. Berani menyuarakan kebenaran dengan semangat kebhinnekaan
  5. Menjaga orang muda untuk aktif, produktif, inovatif dan berdikari dalam ekonomi kreatif melalui pemberdayaan masyarakat. [] Admin 


Bogor-Kita.com - Sejak 2010


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *