Michael Sebastian saat hadir di acara Haul Gusdur di Balaikota Bogor (25/1/2019)

Jaringan Gusdurian Tidak Ikut Politik Praktis

BOGOR-KITA.com – Memilih Presiden itu adalah hak pribadi masing-masing dan Jaringan Gusdurian sangat menghormati ini. Jadi tidak ada anjuran atau arahan harus memilih nomor 01 atau 02. Kalaupun ada Penggerak atau anggota Gusdurian yang ikut dalam kelompok relawan paslon itu adalah pribadinya tidak membawa gerbong Gusdurian.

Hal itu dikemukakan Michael Sebastian, Koordinator Jaringan Gusdurian Bogor melalui keterangan tertulis kepada Bogor-Kita.com, di Bogor, Minggu (27/1/2019).

“Anggota Gusdurian Bogor itu banyak tapi dalam Gusdurian ada namanya Penggerak dan ada yang namanya anggota. Penggerak itu adalah mereka yang aktif bergerak membumikan nilai – nilai pemikiran Gusdur, nah di Bogor jumlahnya sekitar 11 orang. Kalau anggota sih ada sekitar 150 an,” tutur Gus Mike, sapaan Michael Sebastian.

Lebih lanjut, Gus Mike juga mengapresiasi langkah Yenny Wahid yang mundur dari jabatan direktur Wahid Foundation karena bergabung untuk mendukung Jokowi di pilpres 2019.

Menurut Gus Mike hal ini merupakan contoh yang sangat baik dari Yenny Wahid. Bagaimana Yenny Wahid tidak menyeret lembaganya ke dalam lingkaran politik praktis.

“Buat kami Gusdurian itu ndak masalah,” katanya

Gus Mike menjelaskan bahwa pemimpin atau koordinator Jaringan Gusdurian Nasional Alissa Wahid.

“Kalau mbak Yenny itu di Barisan Kader Gusdur. Banyak yang salah persepsi soal ini. Gusdurian itu tidak berpolitik praktis, jadi kalau ada pencinta Gusdur yang mau aktif di dunia politik praktis kami akan arahkan ke Barisan Kader Gusdur,” sambungnya. [] Hari



Bogor-Kita.com - Sejak 2010


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *