Rapat Penanganan Bencana Banjir Bandang dan Tanah Longsor di Ruang Rapat Bupati Bogor, Cibinong, Rabu (19/2/2020).

DPRD Dorong Pemkab Bogor Gercep Tangani Bencana

BOGOR-KITA.com, CIBINONG – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bogor Agus Salim menilai penanganan pasca bencana banjir bandang dan tanah longsor di beberapa kecamatan lambat. Ia meminta dinas terkait lebih berakselerasi dan gerak cepat ‘gercep’ lagi dalam penanganan. 

Hal ini dikemukakan Agus Salim usai mengikuti rapat Penanganan Bencana Banjir Bandang dan Tanah Longsor di Ruang Rapat Bupati Bogor, Cibinong, Rabu (19/2/2020).

Bogor Gercep sedang digaungkan oleh Bupati Bogor Ade Yasin.

“Kami merasakan adanya penanganan pasca bencana yang lambat. Kemenko PMK merupakan koordinator sentral beberapa kementerian terkait penanganan bencana. Jadi kami terbantu, ” kata Agus Salim.

Rapat tersebut dihadiri Wakil Bupati Bogor, Sekda Burhanudin, Dandim 0621 Letkol Harry Eko Sutrisno, Asisten Deputi Kemenko PMK Iwan Eka Setiawan, Kadis PUPR Bibin Soebiantoro, Kadisdik Entis Sutisna, Kadinsos Rustandi, Kadisdukcapil Otje Subagja, Ketua BPBD Yani Hassan, Asisten Pemerintahan Renaldi, Asisten Administrasi Yous Sudrajat, Asisten Ekonomi Joko Pitoyo dan beberapa camat.

Di tempat yang sama, Wakil Bupati Bogor Iwan Setiawan mengatakan adanya kesan lambat terhadap penanganan pasca bencana dikarenakan masih adanya data yang berubah.

“Saya meminta kesepakatan dan ketegasan bersama, kita harus beri batasan waktu untuk pendataan sehingga data tidak dimodifikasi,” kata Iwan.

Menurutnya data yang valid akan digunakan untuk pelaporan pertanggungjawaban di kemudian hari.

Iwan pun meminta kepada para dinas untuk lebih pro aktif dalam penanganan pascabencana.

“Ada dana bantuan untuk guru terdampak bencana, namun disdik belum mengajukan. Saya minta lebih pro aktif lagi, ” kata Iwan. [] Hari



Bogor-Kita.com - Sejak 2010


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *