Kab. Bogor

Dompet Dhuafa dan Tokopedia Peduli Anak Indonesia

BOGOR-KITA.com, RANCABUNGUR – Dampak pandemi covid-19 serta pelaksanaan social distancing dan pembatasan sosial untuk mencegah penularan  Covid-19 sangat mempengaruhi psikologis lapisan masyarakat, termasuk anak – anak. Untuk itu, Tim Dompet Dhuafa melalui LPM (Lembaga Pelayanan Masyarakat) menyalurkan 20 paket School Kit untuk para santriwan dan santriwati Rumah Tahfidz Da’arul Huffaz, Kampung Sindang Barang, Desa Mekarsari, Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor.

Penyaluran bantuan paket perlengkapan sekolah atau school kit berupa tas, alat tulis dan sepatu tersebut, merupakan hasil donasi kerja sama bersama Tokopedia Salam dari ribuan donatur. Selain ke Jabodetabek, hasil donasi juga didistribusikan ke wilayah Banten, Jawa Tengah, Makassar dan direncanakan disalurkan pula ke wilayah lainnya. Selain pembagian di Rumah Tahfidz tersebut, tim LPM DD juga menyerahkan bantuan secara langsung ke beberapa rumah santriawan dan santriwati.

Dhoni Marlan, Direktur Resource Mobilization Dompet Dhuafa mengatakan, jumlah total donasi bersama Tokopedia Salam tersebut mencapai Rp 469.223.000,-. Donasi yang terkumpul, sambungnya, dibagi dalam paket school kit, ifthar Ramadhan, paket berbuka puasa untuk tenaga medis yang semuanya masuk dalam program Cegah Tangkal (CEKAL) Corona di tengah pandemi Covid-19.

Baca juga  Jelang Kurban Dompet Dhuafa dan TaniHub Kunjungi Mitra Ternak Cilegon

“Pemberian paket school kit tersebut bertujuan agar para santri dan santriwati dapat tetap giat belajar meskipun dalam masa pandemi Covid-19,” ungkap Dhoni Marlan, Kamis (14/5/2020).

Para santri penerima bantuan yang tengah menjalankan ibadah puasa mengaku senang, karena tas dan sepatu yang mereka miliki saat ini sudah usang bahkan rusak dan kerap menggunakan sandal sebagai alas kaki bersekolah. Saat pembagian school kit, tim LPM DD juga mengajak para santri dan santriwati untuk unjuk kebolehan sekaligus menghibur mereka. Seorang santri Abdul Faqih (11), tampak sangat bahagia dan sempat melantunkan pembacaan ayat suci Al-Qur’an. Begitu juga dengan Lela (7) dan Aulia (10) yang berani maju ke depan mewakili rekan – rekannya.

Ustadz Muhi, selaku Pimpinan Rumah Tahfidz Da’arul Huffaz mengatakan, bulan Ramadhan merupakan bulan yang sangat ditunggu umat Muslim. Meski kali ini dalam suasana yang berbeda akibat adanya pandemi Corona pandemi, Ustad Muhi mengajak semua pihak untuk tetap memanfaatkan momentum Ramadan dan berlomba-lomba dalam meraih kemuliaan kebaikan. Dia juga menerangkan, bahwa rumah tahfidz ini sebenarnya sudah ada sejak 3 tahun lalu yang dimulai oleh kakek nya. “Saya tergerak ingin membangkitkan semangat dan bercita-cita mengembangkan adab dan ilmu agama pada anak-anak di wilayah ini. Alhamdulillah dari tabungan pribadi sejak masih kuliah, akhirnya kami dapat membangun gedung SD dengan ruang tingkat.” pungkasnya.[] Fahry

Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

43 − 36 =

Terpopuler

To Top