Kota Bogor

BPJS Ketenagakerjaan Bogor Kota Berikan Santunan Rp42 Juta untuk Anggota Tagana

BOGOR-KITA.com, BOGOR – BPJS Ketenagakerjaan Bogor Kota atau BPJAMSOSTEK memberikan santunan kepada anggota Tagana yang meninggal dunia atas nama Mustofa. Pemberian santunan diberikan langsung oleh Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Bogor Kota Mias Muchtar kepada ahli waris disaksikan Kepala Dinas Sosial Kota Bogor, Fachrudin di Kantor Dinsos Kota Bogor, Jumat (13/5/2022).

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Bogor Kota, Mias Muchtar mengharapkan semoga Dinas Sosial melalui Tagana bisa bersinergi sebagai salah satu jaringan pengaman masyarakat menghadapi benturan ekonomi atas musibah.

“Kami sebagai BPJS beraliansi dengan dinsos untuk memastikan seluruh masyarakat terlindungi untuk mendapat jaminan dari negara sebagai amanah dari pemerintah jika ada risiko kecelakaan kerja maupun kematian,” katanya.

Baca juga  Bogor ber-Mural Munculkan Kreativitas Generasi Muda

Mias mengungkapkan BPJS Ketenagakerjaan berada pada koridor utama dalam jaminan sosial baik formal maupun informal atas jaminan sosial dan Dinas Sosial sebagai pengaman sosial agar tidak terbentuk keluarga baru atas hilangnya risiko kehilangan pekerjaan.

“Dan hari ini kami memastikan titipan progam dari pak kadis memastikan bahwa manfaat itu ada sebagai jaminan negara, salah satunya terhadap Alm. Mustofa  yang terdaftar melalui Dinas Sosial di bawah Tagana,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kota Bogor, Fachrudin menuturkan bahwa Tagana Kota Bogor rentan karena mereka berkerja di lapangan mengurus bencana, ODGJ, masyarakat yang perlu bantuan.

“Dan Alhamdulillah, Tagana ini masuk dalam BPJS Ketenagakerjaan, walaupun dibayarnya oleh CSR, karena belum bisa dibayarkan oleh Negara,” ucap Fachrudin yang juga pernah menjabat Kadisdik Kota Bogor.

Baca juga  Ikuti Imbauan Bupati Ade Yasin, Kecamatan Kemang Bagikan Takjil Jelang Berbuka

Fahmi, sapaanya, juga mengungkapkan saat ini Dinas Sosial memiliki beberapa program untuk mensejahterakan anggota Tagana Kota Bogor. Sejauh  ini pendapatan para anggota Tagana Kota Bogor ini berasal dari operasional kegiatan-kegiatan penjangkauan namanya, penertiban untuk evakuasi ODGJ, penertiban PMKS dan lain sebagainya.

“Nah disitu mereka dapat transport, tidak besar cuman Rp 1 juta an,” ungkapnya.

Di tempat yang sama, Kepala Tagana Kota Bogor, Yeti Sumiati menjelaskan ada 66 anggota Tagana Kota yang sudah terdaftar dalam kepersertaan BPJS Ketenagakerjaan dari total 77 anggota Tagana Kota Bogor.

“Saya ucapkan terima kasih kepada kepala BPJS Ketenagakerjaan Kota Bogor, yang mana telah memberikan santunan kepada anggota saya. Yang mana meninggal pada bulan maret 2022. Saya haru, saya bangga kepada BPJS yang sudah merealisasikan santunan tersebut,” tandasnya. []

Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Terpopuler

To Top