Kota Bogor

Kenalkan Plt Direktur Perumda Jasa Transportasi, Ini Dua Hal Yang Diminta Bima Arya

BOGOR-KITA.com, BOGOR – Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto mengenalkan pelaksana tugas (Plt) Direktur Perumda Jasa Transportasi Kota Bogor.

Bima Arya menunjuk Rachma Nissa Fadliya sebagai Plt Perumda Jasa Transportasi Kota Bogor menggantikan Lies Permana Lestari yang mengundurkan diri beberapa waktu lalu karena alasan keluarga.

Bima Arya mengatakan sosok Rachma Nissa Fadliya tidak asing lagi di internal Perumda Jasa Transportasi Kota Bogor. Sebab sejak Februari 2022 Rachma Nissa Fadliya sudah bergabung dengan perusahaan plat merah tersebut dengan menjabat sebagai kabag keuangan dan umum.

“Bu Nisa ini salah satu dari peserta open bidding Dirut Perumda Jasa Transportasi yang saya interview di proses seleksi. Saya kira plt-nya akan sangat baik jika diambil dari internal dan juga lebih baik lagi apabila dari bagian proses seleksi yang sudah ada,” ucap Bima Arya saat konferensi pers di Balaikota Bogor, Jumat (13/5/2022).

Baca juga  Roadshow ke Kota Bogor, PDIP Jadi Obor Rakyat

Bima Arya menyebut, bahwa dirinya menaruh harapan dengan kapasitas dan kemampuan inovasi dari wanita yang menjabat sebagai wakil ketua umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) ini untuk melanjutkan apa yang telah dirintis oleh Dirut sebelumnya.

“Bu nisa ini srikandi yang tangguh, punya kemauan yang sangat kuat dan tentu sudah belajar banyak soal Perumda Jasa Transportasi Kota Bogor,” katanya.

Dengan demikian, Bima Arya menugaskan dua hal kepada plt yang baru untuk menyehatkan organisasi dan menyehatkan Perumda Jasa Transportasi Kota Bogor.

“Untuk kewajiban masa lalu tentu tidak akan saya lupakan, kewajiban itu tidak mungkin kita selesaikan tanpa kita dasarkan kepada dua hal, pertama aturannya seperti apa jangan sampai kita melanggar aturan juga, kedua kesehatan perusahaan, kalau perusaahaannya tidak sehat kan tidak bisa juga. Dua hal itu saya tugaskan kepada Bu Nisa keuangan harus sehat, perusahaan harus sehat, aturan juga harus jelas,” paparnya.

Baca juga  Sekda : Samakan Pemahaman Sebelum Launching Rerouting Angkot

Namun, kata Bima, status Plt direktur Perumda Jasa Transportasi maksimal hanya selama 6 bulan ke depan. Selanjutnya untuk Direktur Perumda Jasa Transportasi dirinya sudah meminta Pemkot Bogor kembali melakukan open bidding.

“Open bidding selanjutnya tidak tertutup kemungkian ada kebutuhan dan situasi memungkinkan, bisa saja gak cuma Dirut tapi juga jajaran direksi yang lain,” tutur Bima

Meski demikian, lanjut Bima, Biskita harus terus berjalan. Sebab Biskita dengan sistem buy the service (BTS) diapresiasi oleh Badan Pengelola Jasa Trasportasi Jabodetabek (BPTJ), Kementrian Perhubungan dan Pemerintah Pusat sebagai program bis yang paling baik.

Namun, Bima mengakui pada pelaksanan di lapangan Biskita harus banyak penyempurnaan seperti ada laporan sopir kurang ramah dan datangnya telat.

Baca juga  Kegembiraan dan Kemeriahan 2.972 Anggota Pramuka Kota Bogor di Jamcab 2019

“Itu semua menjadi catatan dan mengurangi point sopir tersebut, termasuk shelter harus ada penambahan,” tandasnya.

Sementara, Plt Dirut Perumda Jasa Transportasi Kota Bogor Rachma Nissa Fadliya menyatakan, bahwa dirinya akan fokus dalam pembenahan di internal Perumda Jasa Transportasi Kota Bogor.

“Nantinya SDM yang ada akan kita optimalkan, selanjutnya akan fokus di restrukturisasi yang memang sudah diterbitkan SK-nya. Saya berharap dalam 6 bulan sebagai plt Perumda Jasa Trasnportasi bisa segera saya eksekusi,” pungkasnya. [] Ricky

Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Terpopuler

To Top