Rudi Sanjaya, warga Kampung Bojong Keong RT04/05, Desa Cibodas Kecamatan Rumpin mengalami luka cukup serius di bagian kiri punggung akibat sabetan senjata tajam. Rudi menjadi korban perampasan motor oleh tiga orang tak dikenal yang diduga kuat sebagai komplotan begal, Rabu (8/1/2020).

Begal Sadis Beraksi di Ciseeng, Bacok Korban, Rampas Sepeda Motor

BOGOR-KITA.com, CISEENG – Seorang pengendara sepeda motor bernama Rudi Sanjaya (21) harus mendapatkan perawatan medis dengan 15 jahitan akibat luka berat terkena sabetan senjata tajam (sajam) pelaku perampasan motor.

Peristiwa pencurian dengan kekerasan (curas) itu terjadi, pada Rabu (8/1/2020) malam, sekitar Pukul 23:00 WIB, di jalan raya sekitar TPU Gerendong, Desa Putatnutug, Kecamatan Ciseeng.

Korban yang mengendarai sepeda motor dari arah Ciseeng menuju rumahnya di Desa Gobang Kecamatan Rumpin, dihadang komplotan begal sadis yang langsung membacok korban menggunakan golok.

Korban Rudi Sanjaya, warga Kampung Bojong Keong RT04/05, Desa Cibodas Kecamatan Rumpin ini, mengalami luka cukup serius di bagian kiri punggung.

“Waktu itu saya arah pulang sehabis kerja. Tiba – tiba ada sepeda motor dari arah belakang dan ditumpangi tiga orang. Motor saya langsung ditabrak dari belakang. Saya langsung jatuh,” kata Rudi, saat ditemui media ini, Kamis (9/1/2020).

Dia menuturkan, saat dirinya terjatuh akibat ditabrak, tiga orang komplotan begal tersebut langsung mengeluarkan sajam berupa golok dan langsung membacok punggungnya.

Baca juga  Ranking IPB Melompat Tinggi, Masuk 540 Top Dunia

Rudi mengaku tidak berdaya dan komplotan begal itu langsung membawa sepeda motor jenis XN Mak.

“Karena saya luka dan motor dibawa, saya minta tolong sama pengendara yang lewat dan langsung di bawa ke Puskesmas,” lirih eber Rudi.

Orangtua korban, Adang (40) mengatakan, setelah melakukan perawatan di Puskesmas, dirinya langsung melaporkan kejadian perampasan sepeda motor tersebut ke Polsek Rumpin. Namun karena tempat kejadian perkara (TKP) masuk wilayah hukum Polsek Parung, dirinya diarahkan melaporkan kejadian itu ke Polsek Parung.

“Saya sudah laporan ke Polsek Parung,” beber Adang.

Dia menambahkan, menurut info yang didapatnya, komplotan begal awalnya sudah mencegat satu pengendara sepeda motor lain, namun gagal karena pengendara motor berhasil melarikan diri.

“Beberapa jam kemudian, anak saya lewat. Disitu begal langsung beraksi dengan menabrak motor dan membacok anak saya. Motor anak saya langsung dibawa kabur komplotan begal tersebut, katanya.

Kapolsek Parung Kompol Puji Astono mengatakan bahwa pihaknya memang telah menerima informasi adanya peristiwa perampasan sepeda motor tersebut. Dia menerangkan, saat itu juga dirinya langsung memerintahkan anggota reserse kriminal (Reskrim) Polsek Parung untuk datang dan mengecek lokasi tempat kejadian perkara (TKP). “Hari inipun anggota Reskrim saya tugaskan kembali ke TKP. Semoga segera terungkap para pelakunya,” tegas Kompol Puji Astono. [] Admin



Bogor-Kita.com - Sejak 2010


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *