Kab. Bogor

Bakamla Gandeng IPB Rancang Maritim Security Index

Monitoring dan Evaluasi Kebijakan Keamanan Laut

BOGOR-KITA.com, DRAMAGA –  Badan Keamanan Laut (Bakamla) menggandeng
Pusat Kajian Sumberdaya Pesisir dan Lautan, Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (PKSPL LPPM) IPB University dalam mewujudkan indikator keamanan laut (Maritim Security Indek/MSI).

“Sampai saat ini, Bakamla belum memiliki indikator kinerja berbasis indek keamanan laut. Oleh karena itu dirasa penting dan mendesak untuk disiapkan secara cepat agar mekanisme kerja Bakamla lebih terstruktur,” kata Kasubdit Monitoring dan Evaluasi Kebijakan Keamanan Laut Satya Pratama yang didampingi Fery Harianto, Norman, Aris dalam rilis dari IPB University kepada BOGORT-KITA.com, Senin (15/2/2021).

Ahmad Solihin, SPi, MH yang juga Kepala Divisi Pemberdayaan Masyarakat dan Kelembagaan PKSPL IPB University dalam kesempatan ini menyampaikan kerjasama antara PKSPL IPB University dengan Bakamla sebagai bentuk komitmen PKSPL dalam menguatkan peran IPB University dalam Agromaritim 4.0.

Baca juga  440 Warga Kecamatan Ciseeng Dapat Bansos PKH Kemensos

Sehingga ke depan PKSPL akan terus mendorong berbagai kegiatan yang terkait dengan keamanan laut dan manajemen nasional serta internasional water yang berbatasan dengan Indonesia.

Ia juga menyampaikan tujuan dari kerjasama penyusunan Maritim Security Index (MSI) ini selain sebagai mandat dari pemerintah, juga untuk memperkuat peran Bakamla dalam penegakan keamanan laut.

“Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) 2020-2024 mendorong pentingnya  Maritime Security Index sebagai dasar dalam penyusunan program tata Kelola keamanan laut.  Dibandingkan dengan negara lain sebagai besar negara laut dan kepulauan sudah menyusunnya,” tambah Solihin.

Sementara, Dr Yonvitner Kepala PKSPL IPB University yang hadir dalam pertemuan ini menyampaikan komitmen PKSPL IPB University dalam mendorong program pemerintah dengan memperkuat sains untuk kebijakan.  “Dengan semangat menjadi pusat industri sains perikanan dan kelautan, maka sesungguhnya output yang diharapkan Bakamla yaitu Maritime Security Index yang akan disiapkan PKSPL, adalah bentuk dari produk sains,” tegas Yonvitner.

Baca juga  Operasi Yustisi di Cibinong, 128 Pelanggar Prokes Kena Tegur

Lebih lanjut ia menerangkan, kebijakan berbasis sains adalah produk sains yang dapat diandalkan dan diharapkan mudah diaplikasikan serta bermanfaat luas. [] Admin

 

Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

To Top