Kab. Bogor

Daftar 87 Pejabat yang Dilantik Bupati Bogor Rudy Susmanto

BOGOR-KITA.com, CIBINONG – Bupati Bogor Rudy Susmanto melantik dan mengambil sumpah 87 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor.

Pengisian sejumlah jabatan tersebut, menurut Rudy, dilakukan melalui mekanisme seleksi terbuka dengan mempertimbangkan kompetensi dan potensi aparatur sipil negara (ASN).

Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan berlangsung di Gedung Serbaguna I, Sekretariat Daerah Kabupaten Bogor, Cibinong, Kamis (1/10/2026).

Sebanyak 87 orang yang dilantik terdiri atas Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator, Pengawas, Fungsional, serta pengangkatan CPNS menjadi PNS.

Rudy mengatakan, mekanisme seleksi terbuka diterapkan dalam pengisian sejumlah jabatan di lingkungan Pemkab Bogor, mulai dari jabatan pimpinan tinggi hingga administrator dan pengawas.

“Pelantikan hari ini mulai dari jabatan Eselon II, Eselon III, Eselon IV, hingga jabatan kepala seksi dan tim. Seluruhnya kami lakukan melalui proses seleksi secara terbuka,” ujar Rudy.

Menurut Rudy, proses seleksi melibatkan sejumlah unsur, termasuk akademisi dari perguruan tinggi. Tahapan wawancara juga melibatkan Bupati, Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), DPRD Kabupaten Bogor, serta unsur praktisi dan akademisi.

Baca juga  Ade Yasin Rapat dengan Menteri PUPR dan Gubernur Jabar Bahas Penanganan Bencana

Hasil penilaian dari seluruh tahapan tersebut kemudian dikompilasi sebagai bahan pertimbangan dalam menentukan ASN yang akan menduduki jabatan tertentu.

Rudy mengatakan, setelah proses seleksi selesai, pengisian jabatan tetap mengikuti ketentuan peraturan perundang-undangan, termasuk proses persetujuan dari Badan Kepegawaian Negara (BKN).

“Setelah menentukan hasil seleksi, tentunya seluruh ketentuan peraturan perundang-undangan tetap kami tempuh. Salah satunya adalah meminta persetujuan dari Badan Kepegawaian Negara. Setelah persetujuan dari BKN terbit, barulah kami melaksanakan pelantikan,” katanya.

Rudy juga menyebut terdapat dua ASN yang sebelumnya mengikuti seleksi untuk jabatan kepala seksi maupun kepala subbagian, tetapi berdasarkan hasil penilaian kemudian ditempatkan pada jabatan kepala bidang.

“Setelah kami melihat potensinya dan pola pikirnya yang sangat konstruktif, hari ini kami melantik mereka bukan sebagai kepala subbagian, melainkan sebagai kepala bidang, yang secara jenjang berada jauh di atas jabatan yang mereka daftarkan,” ujarnya.

Baca juga  Pembagian Sembako Ricuh, Bupati Bogor Tegur Ketua Baznas  

Untuk jabatan pimpinan tinggi pratama, Rudy mengatakan lima pejabat dilantik dalam kesempatan tersebut. Sementara itu, masih terdapat tiga jabatan pimpinan tinggi pratama yang kosong dan saat ini berada dalam tahapan asesmen maupun seleksi terbuka.

Menurut Rudy, pengisian jabatan tersebut harus melalui tahapan sesuai ketentuan yang berlaku, termasuk koordinasi dan persetujuan dengan Kementerian Dalam Negeri dan BKN.

“Kalau hanya sekadar melantik, tentu kami tidak bisa melakukan hal seperti itu. Ketentuan peraturan perundang-undangan harus kami tempuh,” katanya.

Selain jabatan pimpinan tinggi pratama, Rudy mengatakan jabatan camat di Kabupaten Bogor saat ini telah terisi. Sementara sejumlah jabatan sekretaris camat dan sekretaris dinas masih dalam proses pengisian karena terdapat pejabat yang memasuki masa pensiun.

Baca juga  Hadir di Muscab FSPMI, Gus Udin: Buruh Memperjuangkan Masyarakat Indonesia

Rudy mengatakan, mekanisme seleksi terbuka memberikan kesempatan kepada ASN di berbagai tingkatan untuk menunjukkan kompetensi dan gagasan. Kesempatan tersebut, menurut dia, terbuka bagi ASN yang bertugas di perangkat daerah maupun di tingkat kecamatan dan kelurahan.

“Seluruh aparatur sipil negara, baik yang berada di perangkat daerah, tingkat kecamatan, maupun kelurahan, memiliki kesempatan untuk tampil dan menunjukkan kemampuan, ide, serta gagasannya,” tuturnya.

Rudy juga mengatakan pengisian jabatan dilakukan dengan mempertimbangkan kemampuan dan potensi ASN, bukan berdasarkan kedekatan personal.

“Sebanyak 98 persen yang dilantik hari ini tidak kami kenal secara pribadi. Namun, kami melihat bahwa orang-orang tersebut memiliki kemampuan dan potensi,” katanya.

Daftar 87 Pejabat yang Dilantik

[] Hari

 

Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

To Top