Regional

PLN Lakukan Pemeliharaan GI Taman Mekar Tanpa Ganggu Operasional Kereta Cepat Whoosh

BOGOR-KITA.com, BEKASI – PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Tengah (UIT JBT) melaksanakan pemeliharaan Bay Penghantar di Gardu Induk (GI) Taman Mekar, Bekasi, pada 25–26 Juni 2026.

Pekerjaan berlangsung mulai pukul 22.00 hingga 06.00 WIB, bertepatan dengan jam nonoperasional Kereta Cepat Whoosh, sehingga seluruh rangkaian pemeliharaan dapat dilakukan tanpa mengganggu pasokan listrik bagi infrastruktur transportasi strategis maupun pelanggan lainnya.

GI Taman Mekar merupakan bagian dari sistem transmisi 150 kV dengan kapasitas terpasang sebesar 120 MVA pada trafo 1 dan 2 yang memasok kebutuhan listrik bagi wilayah Karawang dan sekitarnya, termasuk kawasan industri, permukiman, serta infrastruktur strategis nasional.

Melalui pengaturan operasi yang telah direncanakan, pekerjaan pemeliharaan dapat dilaksanakan tanpa menyebabkan gangguan terhadap kontinuitas penyaluran tenaga listrik kepada pelanggan.

Baca juga  Judi Togel Masih Ada di Subang

Pemeliharaan ini merupakan bagian dari program pemeliharaan preventif untuk menjaga keandalan aset transmisi dan mendeteksi potensi gangguan sejak dini sebelum memengaruhi sistem penyaluran tenaga listrik.

Ruang lingkup pekerjaan meliputi inspeksi peralatan, pengujian fungsi, pemeriksaan dan pengujian sistem proteksi, serta pengecekan peralatan pendukung guna memastikan seluruh peralatan beroperasi sesuai standar keandalan.

Pada kegiatan tersebut, PLN menerjunkan 16 personel yang terdiri atas Tim GI Taman Mekar, Tim Pemeliharaan Gardu Induk, Tim Pemeliharaan Jaringan, dan Tim Pemeliharaan Proteksi ULTG Cikarang. Seluruh pekerjaan dilaksanakan selama kurang lebih 6 jam dengan menerapkan prosedur keselamatan kerja dan pengendalian risiko secara menyeluruh.

Selama kegiatan pemeliharaan berlangsung, dilakukan pemeriksaan, pengujian, dan verifikasi terhadap peralatan utama pada bay penghantar, meliputi PMT (Pemutus Tenaga), CT (Current Transformer), CVT (Capacitive Voltage Transformer), LA (Lightning Arrester), serta pemasangan perangkat Power Quality Monitoring (PQM).

Baca juga  4 Pelaku Pencurian Modus Pecah Kaca Mobil Diringkus di Karawang

Kegiatan tersebut bertujuan untuk memastikan keandalan fungsi, kesesuaian parameter operasi, serta kesiapan peralatan dalam mendukung kontinuitas penyaluran tenaga listrik.

Berdasarkan hasil pemeriksaan dan pengujian yang dilakukan, seluruh peralatan menunjukkan kondisi operasi yang baik dan memenuhi standar operasional yang ditetapkan, tanpa ditemukan indikasi anomali yang dapat memengaruhi keandalan sistem.

Manager UPT Bekasi, Indra Kurniawan, mengatakan bahwa penentuan waktu pekerjaan menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga keandalan sistem transmisi sekaligus meminimalkan dampak terhadap pelanggan.

“Kami memilih waktu ketika operasional Whoosh berhenti sehingga pekerjaan dapat dilakukan secara aman tanpa mengganggu pasokan listrik bagi jaringan transportasi maupun pelanggan lainnya. Seluruh tahapan dilaksanakan sesuai standar operasional dengan mengutamakan keselamatan kerja serta pengendalian risiko di setiap proses,” ujar Indra.

Baca juga  Sambut Libur Natal dan Tahun Baru, PLN Pastikan Kesiapan Keandalan Pasokan Listrik

Pekerjaan pemeliharaan di GI Taman Mekar diselesaikan pada 04.00 WIB, atau 2 Jam lebih cepat dari jadwal yang telah direncanakan. Seluruh sistem kembali beroperasi normal setelah pengujian akhir, serta pekerjaan diselesaikan dengan capaian zero accident.

Pemeliharaan berkala seperti ini menjadi bagian dari strategi PLN dalam menjaga keandalan sistem transmisi yang mendukung pasokan listrik bagi masyarakat, dunia usaha, kawasan industri, serta berbagai objek vital nasional. Dengan kondisi aset yang terus dipantau dan dipelihara secara berkala, potensi gangguan dapat diidentifikasi lebih awal sehingga kontinuitas penyaluran tenaga listrik tetap terjaga. [] Ricky

Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

To Top