16 Pengurus Peribadatan di Sekitar Kebun raya Bogor Ikut Sosialisasi Sistem Satu Arah

16 Pengurus Rumah Peribadatan di Sekitar Kebun Raya Bogor Ikut Sosialisasi Sistem Satu Arah

BOGOR-KITA.com – Sepekan menjelang uji coba Sistem Satu Arah (SSA) di seputar Kebun Raya Bogor, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melakukan sosialisasi kepada sejumlah pengurus tempat peribadatan yang ada di Kota Bogor, Senin (21/3/2016). Sekitar 16 perwakilan pengurus tempat peribadatan hadir dalam sosialisasi tersebut. Sosialisasi yang dilaksanakan di Bogor Green Room ini dipimpin langsung oleh Agus Suprapto selaku Kepala Bidang (Kabid) Lalu Lintas pada Dinas Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (DLLAJ) Kota Bogor.

Agus mengungkapkan bahwa sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terkait SSA. Melalui sosialisasi ini diharapkan informasi dapat disampaikan lebih lanjut kepada jemaat.”Kalau minimal satu gereja memiliki 200 jemaat, maka bukan tidak mungkin untuk 50 gereja 1000 orang akan paham SSA,” terang Agus.

Jefta Kastagna sebagai wakil gembala di GPDI Tiberias Bogor mengungkapkan bahwa pihaknya mendukung uji coba Sistem Satu Arah (SSA) 1-4 April 2016. “SSA adalah program yang bagus yang patut kita coba, karena urusan lalu lintas di Kota Bogor sudah cukup kompleks,” ungkap Jefta. Selain itu Jefta juga mengungkapkan bahwa penataan PKL, parkir dan ketegasan petugas di lapangan merupakan sebuah upaya yang juga harus diperhatikan oleh pemerintah demi kesuksesan SSA.

Senada dengan Jefta, Farida selaku Pengurus Gereja Katolik St. Fransiskus Sukasari Bogor juga mendukung pemberlakuan uji coba SSA. “Kami akan menyampaikan kepada para jemaat agar mereka tahu mengenai SSA ini. Baik melalui pengumuman sebelum peribadatan, atau leaflet yang akan kami tempel di papan pengumuman,” ujar Farida. Dukungan secara masif juga ditunjukkan oleh perwakilan pengurus peribadatan yang hadir pada sosialisasi tersebut. [] Admin



Bogor-Kita.com - Sejak 2010


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *