Wabup Usulkan KH Sholeh Iskandar Jadi Pahlawan Nasional

BOGOR-KITA.com – Wakil Bupati Bogor, Nurhayanti, berjanji akan mendorong dan mengawal nama  Mayor TNI AD KH Sholeh Iskandar (alm) agar dapat dianugerahi gelar pahlawan nasional, atas jasa-jasanya,  baik di medan pertempuran melawan penjajah maupun terhadap berbagai upaya pembangunan di Kabupaten Bogor.

Janji itu diucapkan Wabup Nurhayanti saat menghandiri lomba napak tilas gerilya Batalyon 0 Tirtayasa Siliwangi, pimpinan Mayor TNI AD KH Sholeh Iskandar, di Desa Karacak, Kecamatan Leuwiliang, Minggu (16/11).

"Saya akan mendorong dan mengawal Mayor TNI AD KH.Sholeh Iskandar untuk mendapatkan gelar pahlawan nasional dari Kabupaten Bogor atas jasa nya melawan penjajah. Termasuk jasanya atas berbagai pembangunan yang sudah dilakukan, " kata Wabub.
Lebih lanjut, Wabup mengatakan, dirinya sebagai pejabat dan anak bangsa, juga berjanji akan meneruskan cita-cita para pejuang, khususnya Kabupaten Bogor dengan terus meningkatkan sektor pendidikan, sektor kesehatan, ekonomi, karena KH Sholeh Iskandar selain dikenal sebagai seorang pejuang serta ulama, semasa hidupnya juga terus memikirkan pembangunan di bidang kesehatan, pendidikan dan ekonomi untuk kepentingan masyarakat.
"Untuk meneruskan perjuangan KH Sholeh Iskandar Pemkab Bogor akan selalu meningkatkan akses penyelenggaran kesehatan, pendidikan pada sarana dan prasarananya di bidang ekonomi bagaimana indeks jual beli masayarakat terus meningkat," paparnya.
Masih kata Wabup, secara pribadi, dirinya mengaku sangat mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan napak tilas ini, karena secara tidak langsung sudah memberikan penghargaan dan kesetian masyarakat sekaligus refleksi terhadap cita-cita dan perjuangan para pejuang yang gigih menentang penjajah.
Sementara itu, Ketua panitia, Didi Hilman menjelaskan, kegiatan napak tilas ini sengaja digelar dalam memperingati hari pahlawan, yang jatuh pada 10 November lalu. Adapun peserta yang mengikuti gerilya napak tilas tersebut berjumlah 1500 orang dari seluruh elemen masyarakat yang di bagi menjadi 300 Regu.

Mayor TNI AD, KH.Sholeh Iskandar, lahir di Desa Pasarean, Kecamatan Cibungbulang pada 22 Juni 1922. Dikenal sebagai ulama kharismatis , masa muda KH (Alm) Sholeh Iskandar dihabiskan di medan perang, yakni sebagai Komandan Hizbullah di wilayah Bogor Barat meliputi Leuwiliang dan Jasinga.

Pada tahun 1938, beliau mendirikan organisasi pemuda Subbanul Muslimin di Cibungbulang. Beliau juga mendirikan dan menjadi ketua panitia perbaikan Jalan Raya Cemplang sampai Cibitung Kulon.

Pada masa pertempuran, KH.Sholeh Iskandar berhasil mencatatkan beberapa sejarah, di antaranya, melucuti tentara Jepang di Desa Nanggung dan Desa Karacak, mengatur perlawanan terhadap tentara Inggris dan Belanda di daerah Ciseeng, Parung, Depok dan Kota Bogor.

Pada masa Perjanjian Renville, beliau juga mendirikan batalyon perjuangan yang dikenal dengan Baperdju di Kecamatan Cigudeg, mendirikan pesantren, pertanian darul fallah, rumah sakit islam, Universitas Ibn Khaldun Bogor dan Masjid Raya Bogor. [] Harian PAKAR/ Admin



Bogor-Kita.com - Sejak 2010


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *