Kab. Bogor

Warga Sentul City Tanam Ribuan Pohon, Komitmen Jaga RTH

BOGOR-KITA.com, BABAKANMADANG— Komitmen menjaga lingkungan hijau terus diperkuat di kawasan Sentul City. Melalui gerakan penanaman pohon di ruang terbuka hijau (RTH), warga bersama pengelola menargetkan penanaman sebanyak 2.600 pohon secara bertahap.

Kegiatan kali ini digelar di RTH Cluster Taman Venesia pada Jumat (24/4/2026) dan menjadi bagian dari upaya menciptakan lingkungan hunian yang sehat, asri, dan berkelanjutan.

Ketua RT 06/05 Cluster Taman Venesia, Tata Djuarsa, mengatakan program penanaman pohon tersebut akan dilakukan secara berkelanjutan hingga target tercapai.

“Kita punya program untuk menanam di ruang terbuka hijau (RTH), totalnya 2.600 pohon. Tapi tentu ini bertahap, dan aktivitas ini akan terus dilakukan sampai target tercapai,” ujar Tata.

Baca juga  Jabar Bergerak Kabupaten Bogor Terus Bantu Masyarakat

Ia menambahkan, gerakan ini juga merupakan bentuk dukungan terhadap program penghijauan Pemerintah Kabupaten Bogor, meskipun warga berupaya melakukan lebih dari itu.

“Kita mendukung Pemkab Bogor untuk menanam pohon, tapi tentu kami juga bisa menanam lebih,” katanya.

Menurutnya, mayoritas warga menyambut baik program tersebut karena dinilai berdampak langsung pada kualitas hidup di lingkungan tempat tinggal.

“Saya sebagai salah satu warga menyambut baik. Mayoritas warga juga menyambut baik, karena kita ingin hidup di lingkungan yang sehat, hijau, dan nyaman,” jelasnya.

Tata juga menilai, Sentul City memiliki keunggulan sebagai kawasan hunian yang masih asri dan sejuk.

“Kita beruntung tinggal di Sentul City. Kalau yang terkenal itu Jakarta Selatan, kita ini bisa dibilang selatan Jakarta dengan konotasi hijau, asri, dan adem,” ungkapnya.

Baca juga  Sah, Ini Nomor Urut Paslon di Pilkada Kota Bogor 2024

Sementara itu, Head Construction Sentul City, Arjo Hardjoenanto, menegaskan bahwa konsep pengembangan kawasan sejak awal memang memprioritaskan keberadaan ruang hijau.

“Sentul City ini diberi karunia berada di area selatan Jakarta yang lebih tinggi dan berkontur. Dalam pengembangan kawasan, yang pertama diperhatikan dari sisi desain maupun pelaksanaan adalah area hijau,” kata Arjo.

Ia menjelaskan, setiap proses pembangunan selalu mempertimbangkan kondisi alam yang sudah ada, seperti pepohonan, area hijau, hingga jalur air.

“Pada saat pelaksanaan, kami harus mengkaji potensi alam yang ada, baik pepohonan, area hijau, maupun jalur air eksisting. Ini penting agar kawasan yang dikembangkan tetap nyaman dan alami,” jelasnya.

Menurut Arjo, pengembangan ruang terbuka hijau dilakukan di berbagai titik strategis, baik di tengah kawasan, pinggir, maupun area dengan kemiringan tertentu.

Baca juga  Malam Pergantian Tahun di Kota Bogor Kondusif

“Area RTH itu tersebar di banyak titik, termasuk di area kemiringan yang menjadi prioritas agar kondisinya lebih stabil, lebih hijau, dan lebih aman,” ujarnya.

Ke depan, program penghijauan akan terus dilanjutkan dengan fokus pada penanaman pohon peneduh dan penghasil oksigen tinggi, serta tanaman yang dapat dimanfaatkan masyarakat.

“Utamanya pohon peneduh yang menghasilkan oksigen tinggi. Di beberapa area juga ada pohon buah dan lainnya yang bisa dimanfaatkan warga,” tutupnya. [] Hari

Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

To Top