Nasional

Summer Course Sekolah Vokasi IPB University Bahas Pentingnya Inovasi Sistem Pangan di Masa Pandemi

Summer Course, Sekolah Vokasi, IPB University, sistem pangan di masa pandemi
Direktur Program Internasional IPB University, Prof Iskandar Zulkarnaen Siregar

BOGOR-KITA.com, BOGOR – Direktur Program Internasional IPB University, Prof Iskandar Zulkarnaen Siregar menyampaikan bahwa pandemi COVID-19 memberikan dampak yang besar bagi seluruh sektor kehidupan, termaksud pada pola produksi dan konsumsi.

“Kita perlu beradaptasi untuk mampu melampaui kesulitan ini. Inovasi pada sektor pertanian dibutuhkan untuk menjamin kelanjutan sistem pangan, sehingga semua orang dapat mencukupi kebutuhannya dalam menghadapi pandemi ini. Interaksi antara pemerintah, sektor privat dan universitas (the Triple Helix Platform) menjadi sangat penting untuk mendorong lahirnya inovasi,” ujar Guru Besar Fakultas Kehutanan dan Lingkungan IPB University ini saat membuka International Webinar SV-IPB Triple Helix Platform to Improve Innovation in Agricultural Sector, Rabu (14/7/2021) lalu.

Baca juga  The 36th IPB Strategic Talks Bahas Dampak Wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) dan Langkah Penanganannya

Webinar yang digelar Sekolah Vokasi IPB University ini merupakan rangkaian dari Internasional Summer Course Sekolah Vokasi IPB University (Juli dan Agustus 2021).

Menurutnya webinar ini menjadi kesempatan untuk mengetahui lebih dalam tentang sinergi antara universitas, sektor privat dan peran pemerintah.

Webinar ini menghadirkan tiga narasumber. Yaitu Dr Idha Widi Arsanti, SP, MP, Kepala Pusat Pendidikan Pertanian Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP). Rowland Cobbold, PhD, dosen Kesehatan Masyarakat Veteriner di University of Quensland dan Welly Soegiono, Direktur PT Great Giant Pineapple.

Dalam kesempatan ini, Welly Soegiono membahas tentang kurikulum berbasis permintaan untuk menciptakan inovasi pertanian berkelanjutan. Ia memaparkan kisah sukses PT Great Giant Pineapple dan strategi bisnisnya.

Baca juga  Vaksin Segera Tiba: 44 Kandidat Vaksin Masuk Tahap Uji Klinik

“Produsen produk pertanian harus lebih jeli dalam menelaah dan melihat peluang pasar terutama di bidang agribisnis. Ini salah satu strategi kami untuk dapat mengoptimalkan produksi yang dilakukan,” ujarnya.

Welly Soegiono juga menekankan bahwa kerjasama antara pemerintah, universitas dan sektor privat adalah kunci penyelesaian masalah.

Sementara itu, Rowland Cobbold mendorong internasionalisasi dan pengembangan kurikulum kesehatan masyarakat veteriner dan kesejahteraan hewan sebagai suatu peluang pengembangan inovasi.

Sementara Dr Idha menyampaikan bahwa ada banyak peluang dan wadah bagi anak muda untuk mempelajari sektor pertanian serta peluang ekonomi yang dapat dimanfaatkan. Anak muda juga memiliki andil besar dalam inovasi pada sektor pertanian di Indonesia.

Baca juga  Patimban, Kertajati, Cirebon akan Jadi Kawasan Ekonomi Khusus

“Jejaring dan kolaborasi antara pemerintah, akademisi, masyarakat dan sektor privat akan memperkuat bangsa Indonesia,” imbuhnya. [] Hari

Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Terpopuler

To Top