Maman Herman: Sekda Seyogyanya Jemput Bola dan Merangkul

Maman Herman

Dalam organisasi pemerintah daerah (pemda), peran sekretaris daerah (sekda) sangat strategis. Oleh sebab itu, seorang sekda memang harus lihai. Hal ini dikemukakan mantan anggota DPRD Kota Bogor, Fraksi Partai Demokrat menanggapi pernyataan Ketua LSM Lekat, Abdul Fatah seperti diberitakan BOGOR-KITA.com, Rabu (24/2/2015) pagi.

Dalam pernyataannya Abdul Fatah mengemukakan Ketidakharmonisan hubungan Pemkot dengan DPRD Kota Bogor lebih disebabkan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor yang kurang piawai mengelola organisasi pemkot baik ke dalam maupun keluar.

Itu yang menyebabkan munculnya kesan tidak sejalannya pemikiran antara walikota dengan birokrasi. Itu pula yang diduga yang menyebabkan panasnya hubungan antara Pemkot dengan DPRD Kota Bogor.

Sekarang ini terkesan tidak jelas kemana arah komunikasi atau manajemen organisasinya. Akibatnyanya, banyak kebijakan pemkot yang tidak terkomunikasikan secara tepat.  “Kerena itu, walikota dan wakil walikota harus mengevaluasi sekda. Kalau dibiarkan, jangan harap ada harmonisasi di internal Pemkot Bogor. Kota Bogor harus memiliki sekda yang cerdas dan lihai mengelola birokrasi dan komunikasi ke dalam maupun keluar,” kata Direktur LSM Pekat, Abdul Fatah.

Maman Herman mengemukakan, Sekda berperan membantu kepada daerah dalam ranah eksternal pemda. Sekda juga memainkan peran motor untuk mengkoordinasi dan komunikasi, baik antar lembaga internal SKPD, aparat wilayah, maupun dalam ranah politik dan antar lembaga eksternal dan masyarakat. “Karena itu  seyogyanya sekda lebih keluar, lebih jemput bola dan merangkul,” tutup Maman Herman, kepada BOGOR-KITA.com, Rabu (25/2/2015) siang. [] Boy



Bogor-Kita.com - Sejak 2010


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *