Harry Ara: Bukan Sekda, Peran Parpol Pendukung Bima yang Perlu Dipertanyakan

Ketua GR2B Harry Ara

BOGOR-KITA.com – Pernyataan Ketua LSM Pekat, Abdul Fatah yang menilai peran Sekda Kota Bogor kurang lihai yang menyebabkan terjadinya ketidakharmonisan hubungan Pemkot Bogor dengan DPRD Kota Bogor, seperti diberitakan BOGOR-KITA.com, Selasa (24/2/2015), ditanggapi berbeda oleh Ketua GR2B, Harry Ara.

Kepada BOGOR-KITA.com, Rabu (25/2/2015), Harry Ara mengemukakan, dirinya justru mengapresiasi peran yang dimainkan Sekda Kota Bogor, Ade Sarip Hidayat sperti selama ini yang tidak terlalu jauh mencampuri urusan politik, eksekutif dan legislatif. “Sikap sekda itu sudah betul,” kata Harry Ara.

GR2B, imbuh Harry Ara, GR2B punya analisa politik yang berbeda dengan LSM Pekat yang bicara komunikasi politik eksekutif dan legislatif. “Sejatinya, yang membangun irama harmoni itu adalah koalisi pendukung walikota. Kemana saja parpol koalisi pendukung Bima Arya? Mengapa mereka tidak mendukung Bima Arya secara total dengan menjembatani komunikasi politik antara DPRD dan eksekutif?,” Harry Ara mempertanyakan.

Namun, bagi Harry Ara, masih banyak waktu bagi parpol koalisi pendukung untuk memainkan yang seharusnya dilakoni. “Tapi inti masalahnya menurut saya terletak di situ, yakni di parpol koalisi pendukung Bima Arya,” tandas Harry Ara.

Baca juga  Ini Kinerja DPRD Kota Bogor di Bidang Pengawasan


Bogor-Kita.com - Sejak 2010


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *