Nasional

Sambut Muharam, LPM Dompet Dhuafa Jelajah Cirebon Ajak Puluhan Anak Yatim Dalami Budaya dan Religi

BOGOR-KITA.com, CIREBON – Bulan Muharam menjadi momentum dalam memuliakan anak yatim. Salah satunya di tanggal 10 Muharam terdapat istilah lebaran yatim.

Menyambut bulan Muharam, Lembaga Pelayan Masyarakat (LPM) Dompet Dhuafa menghadirkan kegiatan jalan-jalan bersama adik yatim bertajuk Young Travelling ‘Bahagia Menjelajah Keragaman’. Kegiatan ini dilakukan pada Jum’at-Sabtu, 5-6 Juli 2024 dengan mengajak 60 anak yatim Jabodetabek, menjelajahi beragam destinasi wisata di kota Cirebon & Purwokerto.

Yang menarik dari perjalanan kali ini, peserta menggunakan kereta api saat berangkat dari Jakarta dan pulang ke Jakarta kembali. Destinasi yang dikunjungi antara lain: Keraton Kasepuhan Cirebon, Masjid Agung Sang Cipta Rasa sebelum ke Purwokerto.

Baca juga  Dompet Dhuafa Ajak Masyarakat Rawat Silat Sebagai Budaya Indonesia

Kegiatan di Keraton Kasepuhan Cirebon dan Masjid Agung Sang Cipta Rasa bertujuan untuk mengenalkan puluhan anak yatim mengenai sejarah Nusantara serta penyebaran agama Islam di wilayah Jawa Barat hingga DKI Jakarta. Selain ilmu sejarah, anak-anak dapat mendalami religi serta budaya yang telah mengakar di Indonesia dari masa silam hingga saat ini.

“Aku senang banget bisa ikut perjalanan, ini pertama kali naik kereta ke arah jawa” ungkap Salwa salah satu peserta dari Yayasan Krukut.

Salwa (15) merupakan peseta terpilih yang bisa mengikuti kegiatan Young Travelling kali ini. Semangatnya dalam belajar membuktikan ia pernah mengikuti olimpiade O2SN di Makassar tahun 2023. Selama berkegiatan, Ia antusias mengikuti dan mendengarkan penyampaian materi yang diinformasikan.

Baca juga  Hak Siar Liga Inggris Rp171 triliun, Gaji Pemain Sekitar Rp4 Miliar Per Pekan

Kamaludin selaku Kepala LPM Dompet Dhuafa menjelaskan kegiatan ini sebagai bentuk memuliakan yatim dengan cara selain santunan. “Di waktu libur sekolah, kegiatan ini hadir mengajak anak yatim rentang usia 12-17 tahun dalam jalan-jalan serta belajar berbagai hal mulai dari sejarah, agama, budaya dan nasionalisme”.

“Alhamdulillah di hari Jumat (5/7) ini kami berkesempatan untuk mengenalkan budaya, sejarah dan religi kepada puluhan anak yatim melalui lingkup Keraton Kasepuhan Cirebon dan Masjid Agung Sang Cipta Rasa, momentum ini juga sebagai upaya kami dalam menyambut Tahun Baru Islam atau Bulan Muharam”, tambah Kamaludin.

Selain berkegiatan bersama 60 anak yatim Jabodetabek, dalam rangkaian Young Travelling terdapat acara Santunan untuk Adik Yatim setempat. Sebanyak 30 anak yatim di Cirebon dan 30 anak yatim di Purwokerto mendapatkan santunan. Kegiatan santunan ini menjadi wadah silaturahmi dan menyalurkan amanah donatur dalam memuliakan anak yatim setempat.

Baca juga  Azzam: Pendidikan, Prestasi, dan Turki
Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

To Top