Ilustrasi

Ribuan Warga Kemang Belum Terima Bansos Meski Masuk DTKS

BOGOR-KITA.com, KEMANG – Sekitar 1.500 keluarga penerima manfaat (KPM) di wilayah Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor yang  masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dan dianggap layak menerima bantuan sosial tunai (BST) Kemensos, ternyata hingga hari ini belum menerima bantuan tersebut.

Hal ini diungkapkan Lukman Hamid, Ketua Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Kemang saat diwawancarai media ini. Lukman sapaaanya mengungkapkan, dalam DTKS yang dimilikinya, jumlah total KPM se-Kecamatan Kemang ada 2.980, sementara yang terealisasi dan mendapatkan bantuan sejak bulan November – Desember 2018 hingga saat ini, ada di angka 1.400 – 1.500 KPM saja. “Ini KPM yang terdata di bantuan sosial reguler melalui kartu khusus BNI,” ungkap Lukman, Senin (14/9/2020).

Sementara untuk KPM perluasan pemegang kartu khusus Bank Mandiri yang tercatat sejak merebaknya covid-19, sambungnya,  ada sekitar 2.058 keluarga yang terdampak ekonomi karena wabah pandemi Corona. Dia menjelaskan, untuk KPM perluasan tersebut rata – rata sudah terealisasi atau sudah mendapatkan bantuan. “Kalau untuk KPM yang perluasan rata – rata sudah terealisasi dan tidak ada masalah,” imbuhnya.

Baca juga  Meski Terdata Sejak 2018, Masih Banyak KPM di Ciseeng Belum Terima BPNT

Lukman membeberkan, banyaknya KPM reguler pemegang kartu khusus BNI yang hingga saat ini belum mendapatkan bansos bukan hanya terjadi di Kecamatan Kemang saja, namun hampir terjadi di semua wilayah kecamatan. Kendala umumnya adalah salah alamat, beda NIK, tidak ada saldo dan lainnya. Dirinya mengungkapkan bahwa, data KPM saat ini dibuat oleh pihak pusat (Kemensos) dan dikerjasamakan pembuatan kartu khususnya dengan BNI. Sedangkan data valid realisasi penyaluran BST setiap bulan tercatat di agen penyalur yang telah ditunjuk. “Jadi kami evaluasi setiap bulan. Semua masalah yang ada di lapangan, juga rutin disampaikan dalam rapat dengan Dinsos, pihak bank dan pihak – pihak lainnya yang terkait dengan program bansos ini,” tutup dia. [] Fahry


TAG

Bogor-Kita.com - Sejak 2010


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *