Ilustrasi: Sampah PKL yang menumpuk di Pasar Gembrong Sukasari ditangani PD PPJ Kota Bogor.

PKL Sukasari Dipungut Rp15 Ribu Setiap Lapak untuk Sampah, Listrik dan Keamanan

BOGOR-KITA.com – Pasar Gembong di Sukasari sudah digunakan oleh ratusan PKL yang direlokasi dari kawasan Jalan Suryakencana dan Pasar Bogor. Aktifitas PKL yang berjualan malam hari hingga pagi, menyebabkan menumpuknya sampah di Pasar Gembrong.

Bau tak sedap tercium dari sampah yang berserakan karena tidak ada yang membersihkan. Para pengunjung pasar mengaku sangat terganggu dengan banyaknya sampah.

“Sampahnya ada di mana mana, seharusnya dibersihkan biar tidak menumpuk,” ujar Ibu Ida pengujung Pasar Gembrong.

Menyikapi hal itu, Dirops PD PPJ, Andri Latif menutukan, sudah melakukan koordinasi dengan DLH kaitan pengelolaan sampah di Pasar Gembrong. DLH juga sudah siap menyimpan alat amrol penampungan sampah yang setiap hari disiagakan di pasar.

“Kami menunggu DLH untuk menyiapkan alat penampungan sampah. Sedangkan untuk SDM nya nanti akan disiapkan para petugas kebersihan sampah dari PD PPJ,” jelasnya, Selasa (27/11/2018).

Dikatakan, biaya pelayanan akan ditagih kepada seluruh pedagang, dan saat ini masih dilakukan sosialisasi. Nilainya sebesar Rp 15.000 untuk setiap pedagang atau lapak. “Biaya itu meliputi biaya listrik, kebersihan dan keamanan. Nanti setelah disosialisasikan, baru akan mulai dipungut. Kemungkinan minggu depan baru bisa dipungut biaya tersebut,” tandasnya. [] Fadil



Bogor-Kita.com - Sejak 2010


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *