Bumtek Perencanaan Penganggaran Responsif Gender 2019, di Hotel Permata Bogor, Senin (15/4/2019).

Pemkot Bogor Libatkan IPB untuk Perencanaan Anggaran Responsif Gender

BOGOR-KITA.com – Pemerintah Kota Bogor melibatkan Pusat Kajian Gender dan Anak (PKGA) Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Institut Pertanian Bogor (LPPM- IPB)  dalam Perencanaan Penganggaran Responsif Gender 2019, Senin (15/4) di Hotel Permata Bogor.

Dalam siaran pers yang diterima BOGOR-KITA.com, Jumat (19/4/2019), Kepala Pusat Kajian Gender dan Anak LPPM IPB, Dr. Ir. Budi Setiawan, MS menyampaikan kegiatan ini merupakan tindak lanjut kerjasama dengan Pemerintah Kota Bogor yang sudah terjalin sejak lama.

“PKGA LPPM IPB selalu aktif menjadi fasilitator dalam melaksanakan pengarusutamaan gender dan anak. Tidak hanya di Kota Bogor, PKGA juga seringkali menjadi fasilitator  di Pemerintah Kabupaten Bogor, Depok, Bekasi dan wilayah lainnya di Indonesia.

PKGA IPB telah banyak bermitra dengan pemda untuk menjadi fasilitator bimbingan teknis dalam rangka perencanaan responsif gender perlindungan perempuan dan anak.

Gender Equality merupakan salah satu tujuan The Sustainable Development Goals (SDGs) yang ingin dicapai masyarakat dunia. Sehingga akses, fasilitas atau pembangunan yang  responsif gender itu harus diterapkan tidak hanya di level daerah namun juga nasional,” ucap Dr. Budi.

Pemerintah mengapresiasi pentingnya pengarusutamaan yang responsif  dengan memberikan Anugerah Parahita Ekapraya (APE). Anugerah Parahita Ekapraya (APE) diberikan pemerintah untuk lembaga yang memiliki komitmen dalam upaya mewujudkan kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan dalam program dan kegiatan kementerian atau lembaga, serta memiliki inovasi dalam penerapan kesetaraan gender, serta melakukan pembinaan Pengarusutamaan Gender ( PUG) kepada kementerian atau lembaga lainnya dan pemerintah daerah.

Lebih lanjut Dr. Budi mengatakan, dalam hal  APE 2019, Pemerintah Kota Bogor masuk ke tingkat madya. Hal tersebut merupakan kemajuan yang baik. Salah satu contoh tentang keadilan gender harus sesuai dengan fitrahnya.
Sejalan dengan kegiatan ini fungsi PKGA IPB, kata Dr. Budi,  salah satunya  advokasi dan kerjasama multi pihak dalam upaya mencapai kesetaraan dan keadilan gender, pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak. 

Mempromosikan dan mengintegrasikan perspektif kesetaraan dan keadilan gender dalam pelaksanaan tri dharma perguruan tinggi. Turut serta menjadi narasumber  kegiatan tersebut, Peneliti PKGA IPB, Dr.Ir. Anna Fatchiya, MSi dan Ratmajaya, SE, MM.   Peserta yang hadir saat ini merupakan perwakilan seluruh dinas yang berada di lingkungan Pemerintah Kota Bogor. [] Admin



Bogor-Kita.com - Sejak 2010


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *