Museum Bogor yang dihibahkan kepada Pemkot Bogor

Museum Perjuangan Dihibahkan ke Pemkot Bogor

BOGOR-KITA.com – Ahli waris pemilik lahan tempat berdirinya Museum Perjuangan yang berlokasi di Kawasan Merdeka, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, akan menghibahkannya kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor.

Nantinya, museum yang menyimpan beragam koleksi masa perjuangan itu akan dikelola Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud).

Demikian kesimpulan rapat lanjutan terkait Museum Perjuangan yang berlangsung di Paseban Narayana, Balai Kota Bogor, Selasa (21/8/2018).

Rapat tersebut dipimpin Wakil Wali Kota Bogor Usmar Hariman dan diikuti Kepala Disparbud Shahlan Rasyidi bersama sejumlah kabid dan kasi, Dewan Kesenian dan Kebudayaan Kota Bogor (DK3B) serta pihak ahli waris, Ardian Wahab dan Fahmi Wahab.

Ahli waris Ardian Wahab mengatakan, dihibahkannya lahan tersebut lantaran adanya penyimpangan dalam pengelolaannya selama ini. Sehingga Museum Perjuangan telah melenceng dari niat awalnya.

“Awalnya Museum Perjuangan ini diserahkan kepada sebuah yayasan untuk merawatnya, tetapi fakta yang ada Museum Perjuangan disewakan kepada pihak yang tidak bertanggung jawab. Pemasangan reklame atau iklan berbayar dan yang paling memprihatinkan adalah didapat informasi bahwa di sekitar Museum Perjuangan dijadikan tempat maksiat,” papar Ardian.

Atas dasar itulah, maka pihak keluarga ahli waris memutuskan untuk menghibahkannya kepada Pemkot Bogor melalui Disparbud dengan harapan agar Museum Perjuangan dapat dikelola dengan baik dan beroperasi sesuai dengan fungsinya.

Sementara Kepala Disparbud Kota Bogor Shahlan Rasyidi mengemukakan, sebenarnya tahun 2011 lalu Museum Perjuangan itu sudah akan diserahkan kepada Pemkot Bogor. Namun lantaran saat itu dokumen dan legalitasnya belum memiliki kekuatan hukum yang tetap maka diurungkan.

“Alhamdulillah sekarang sudah disepakati, Pemkot Bogor menerima hibah Museum Perjuangan dari pihak ahli waris,” kata Shahlan.

Wakil Wali Kota Bogor Usmar Hariman, ia mengaku senang Pemkot Bogor menerima hibah tersebut dari ahli waris.

“Karena museum merupakan aset bangsa yang dapat memberikan wawasan kepada masyarakat, terutama generasi muda untuk mengetahui sejarah dan memotivasi semangat juangnya,” katanya. [] Admin



Bogor-Kita.com - Sejak 2010


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *