Foto udara sungai Ciliwung di kawasan Bukit Duri, Jakarta. (Foto: Antara).

Live Streaming, Telusuri Lintasan Ciliwung dari Bogor Sampai Jakarta

BOGOR-KITA.com, BOGOR – Pegiat sungai yang tergabung dalam Hakekat Ciliwung, terlusuri Sungai Ciluwung. Kegiatan bertajuk “Dari Indonesia untuk Dunia” ini disiarkan secara langsung atau live streaming yang dapat ditonton melalui akun Instagram @suparnojumar.

Penelusuran  berlangsung tanggal 24, 26, dan 27 September 2020.

Sungai Ciliwung berhulu di Gunung Pangrango, Jawa Barat, lalu mengalir melalui Puncak, Ciawi, kemudian membelok ke utara melalui Bogor, Depok, Jakarta dan bermuara di Teluk Jakarta.

“Lintasan inilah yang menjadi salah satu agenda utama kegiatan yang ditampilkan dalam format daring menggunakan live streaming akun Instagram @suparnojumar pada tanggal 24, 26, dan 27 September 2020,” kata pendiri Hakekat Ciliwung, Suparno Jumar dalam rilis kepada BOGOR-KITA.com, Sabtu (26/9/2020).

Dikatakan, live streaming penelusuran Ciliwung dilakukan untuk memaknai hari Sungai Dunia yang jatuh pada 27 September 2020.

Mengapa memilih Ciliwung? “Sungai Ciliwung adalah salah satu sungai ikonik di Indonesia,” kata Suparno Jumar.

Suparno Jumar, mengatakan, adalah dirinya sendiri yang memandu masyarakat dunia melihat situasi dan kondisi Ciliwung saat ini.

Baca juga  Menanti Bima “Sulap” Ciliwung Jadi Cantik Seperti Sungai Cheonggye di Korsel

“Sungai Ciliwung, salah satu sungai penting untuk Jakarta. Permasalahan di Ciliwung cukup pelik seperti pelanggaran aturan dengan berdirinya bangunan di atas garis sepadan sungai, membuang saluran tinja langsung ke sungai, pelaku usaha yang membuang limbah  dan sampah ke sungai, dan lainnya,’’ jelas Suparno

Suparno melanjutkan, kampanye penyadaran publik wajib terus digaungkan. “Kami memilih melakukan live streaming karena paling efektif menjangkau publik secara luas. Masyarakat perlu disadarkan bahwa masalah sungai di Indonesia akan berpengaruh pada samudra yang saling terhubung dengan pantai-pantai di seluruh dunia. Permasalahan sungai ini menjadi tanggung jawab kita semua,” katanya. [] Hari

 



Bogor-Kita.com - Sejak 2010


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *