Kab. Bogor

Langit Puncak Jadi Magnet Wisata, Turis Asing Kepincut Sensasi Paralayang

BOGOR-KITA.com, CISARUA – Kawasan Puncak, Kabupaten Bogor, memiliki cara tersendiri untuk memikat wisatawan. Selain panorama pegunungan dan hamparan kebun teh, aktivitas paralayang dan gantole yang menghiasi langit menjadi atraksi yang mampu menarik perhatian pelancong, termasuk wisatawan asal Timur Tengah.

Pemandangan penerbang yang melayang di antara perbukitan hijau bukan sekadar tontonan. Bagi sebagian wisatawan, kesempatan menikmati Puncak dari udara menjadi pengalaman yang sulit dilupakan. Tak heran, meski harus mengeluarkan biaya hingga ratusan ribu rupiah, sejumlah pengunjung tertarik menjajal sensasi terbang tersebut.

Daya tarik itu dirasakan Dahbir, wisatawan asal Arab Saudi. Ia mengaku mendapatkan pengalaman istimewa saat menikmati aktivitas paralayang di kawasan Cisarua.

Baca juga  Pj Bupati Bogor Terima Kunjungan BPSDM Kemenkum HAM

Menurutnya, panorama perkebunan teh dan pegunungan yang terlihat dari ketinggian memberikan kesan berbeda selama berkunjung ke Indonesia.

“Ini pengalaman luar biasa saat berada di Indonesia, khususnya di Puncak-Cisarua,” ujar Dahbir saat ditemui di lokasi pendaratan paralayang, Minggu (18/10/2026).

Bukan hanya wisatawan mancanegara, atraksi udara tersebut juga memikat pengunjung dari berbagai daerah di Tanah Air. Warna-warni parasut yang menghiasi langit menjadi pemandangan tersendiri, terutama ketika cuaca mendukung aktivitas penerbangan.

Ina, wisatawan asal Manggarai, Jakarta Pusat, mengaku senang menyaksikan para penerbang bermanuver di udara. Ia bahkan tertarik mencoba, meski masih belum berani menghadapi tantangannya.

“Asyik, langit di Puncak jadi berwarna. Pengen naik, tapi takut,” katanya.

Baca juga  Kebun Raya Cibodas: Solusi Liburan Murah Dekat Jakarta

Ketua Persatuan Gantole dan Paralayang Indonesia (PGPI) Kabupaten Bogor, Wawan Hikal Kurdi, menilai potensi olahraga udara di Puncak sangat besar untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata olahraga atau sport tourism.

Menurutnya, perpaduan kondisi alam, panorama pegunungan, dan aktivitas penerbangan menjadi modal penting untuk memperkuat daya tarik wisata Kabupaten Bogor. Olahraga gantole dan paralayang pun dapat menjadi pilihan bagi wisatawan yang menginginkan pengalaman berbeda dari wisata konvensional.

“Kalau bicara sport tourism, di sini tempatnya,” tegas Wawan.

Ia menjelaskan, daya tarik wisata udara di Puncak tidak hanya bergantung pada penyelenggaraan kompetisi. Pada akhir pekan, wisatawan juga berkesempatan merasakan pengalaman terbang bersama pilot atau pemandu berpengalaman.

Baca juga  Pemprov Jabar bersama Pemkab Bogor Gelar Rapid Test Covid-19 di Kawasan Puncak

Dengan pendampingan tersebut, pengunjung yang belum memiliki keterampilan menerbangkan paralayang maupun gantole tetap dapat mencoba aktivitas ini sesuai layanan yang tersedia dan kondisi penerbangan.

Wawan berharap, pengembangan olahraga udara di Puncak mendapat dukungan berkelanjutan dari berbagai pihak, termasuk melalui penyelenggaraan kompetisi dan kegiatan promosi wisata.

Baginya, semakin banyak kegiatan olahraga udara yang digelar, semakin terbuka peluang untuk memperkenalkan Puncak kepada pasar wisata yang lebih luas. Dampaknya bukan hanya meningkatkan kunjungan, tetapi juga membuka kesempatan bagi masyarakat sekitar untuk memperoleh manfaat ekonomi dari sektor pariwisata.

“Semakin banyak event dilaksanakan, ini akan menjadi daya tarik yang luar biasa bagi kunjungan wisatawan,” tandasnya. []Danu

Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

To Top