Kota Bogor

HIPMI Tiga Kota Gelar Business Matching Day, Buka Peluang Kolaborasi dan Investasi

BOGOR-KITA.com, BOGOR – Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) dari Kota Bogor, Kota Bekasi, dan Kota Depok memperkuat sinergi antarpelaku usaha melalui kegiatan Business Matching Day yang digelar di Fullbelly Lifestyle Space, Kecamatan Bogor Utara, Sabtu (17/10/2026) malam.

Pertemuan tersebut menjadi ajang bagi para pengusaha muda dari ketiga wilayah untuk memperluas jejaring bisnis, memperkenalkan produk unggulan, serta menjajaki peluang kemitraan hingga investasi lintas daerah.

Ketua Umum BPC HIPMI Kota Bogor, Muhammad Al Farissy, mengatakan kegiatan ini dirancang untuk mempertemukan pengusaha dengan potensi dan kebutuhan bisnis yang saling melengkapi. Ia berharap pertemuan tersebut tidak berhenti pada interaksi antarpeserta, tetapi berlanjut menjadi kerja sama nyata.

“Alhamdulillah, kami bisa mengadakan business matching tiga BPC antara Kota Depok, Kota Bekasi, dan Kota Bogor. Harapannya, setelah kegiatan ini ada kemitraan yang terwujud, ada kolaborasi yang terwujud,” ujar Al Farissy.

Pada pelaksanaan perdana ini, sekitar 150 peserta terlibat dalam kegiatan tersebut. Masing-masing BPC HIPMI mengirimkan 50 perwakilan untuk mengikuti rangkaian acara, mulai dari pemaparan profil usaha hingga diskusi langsung dengan calon mitra bisnis.

Baca juga  Susun Program Kerja, Hipmi Kota Bogor Gelar Rakercab dan Diklatcab

Salah satu agenda utama adalah sesi pertukaran meja atau kursi yang memungkinkan peserta bertemu secara langsung dengan pengusaha lain. Melalui mekanisme tersebut, mereka dapat membahas potensi kerja sama secara lebih terarah sesuai kebutuhan masing-masing usaha.

“Melalui sesi pertukaran, para peserta diharapkan dapat membahas peluang kerja sama secara lebih intensif, mulai dari pengembangan produk hingga kemungkinan kemitraan bisnis. Jadi, di situ mereka bisa empat mata, bisa langsung berkoordinasi secara langsung,” paparnya.

Al Farissy menjelaskan, peserta membawa beragam bidang usaha, mulai dari properti, konstruksi, teknologi informasi (IT), jasa, fesyen, hingga kerajinan tangan atau handicraft. Keberagaman tersebut dinilai membuka ruang kolaborasi yang lebih luas di antara pengusaha dari ketiga kota.

Selain dihadiri para anggota HIPMI, kegiatan ini juga mendapat dukungan dari perwakilan BPD HIPMI Jawa Barat, termasuk sekretaris umum dan wakil ketua umum, serta sejumlah sponsor.

Baca juga  Kerjasama dengan Korem 061/SK, Perumda Tirta Pakuan Gelar Vaksinasi Booster untuk Karyawan dan Masyarakat Sekitar

Menurut Al Farissy, kedekatan wilayah Bogor, Bekasi, dan Depok menjadi modal penting untuk membangun ekosistem bisnis yang saling mendukung. Pengusaha tidak hanya berpeluang memperoleh mitra baru, tetapi juga memperluas jangkauan pasar dan membuka akses investasi.

Ia berharap kolaborasi tersebut dapat mendorong masuknya investasi dari luar daerah ke Kota Bogor. Sebaliknya, pelaku usaha asal Bogor juga diharapkan mampu memperluas bisnisnya ke pasar Bekasi dan Depok.

“Kami berharap pertemuan ini dapat memberikan dampak ekonomi bagi daerah yang terlibat, termasuk mendorong peningkatan aktivitas usaha dan pendapatan daerah. Secara tidak langsung membawa investasi dari luar Bogor ke dalam Kota Bogor ini sendiri. Begitu juga sebaliknya,” ungkapnya.

Karena baru pertama kali diselenggarakan, Business Matching Day diharapkan menjadi langkah awal untuk membangun kolaborasi yang lebih berkelanjutan. HIPMI dari ketiga kota pun menargetkan adanya tindak lanjut berupa kemitraan dan kerja sama konkret setelah kegiatan berlangsung.

Sementara itu, Sekretaris BPD HIPMI Jawa Barat, Zulfikar Priyatna, mengapresiasi inisiatif ketiga BPC HIPMI yang dinilai mampu menangkap potensi kerja sama antardaerah.

Baca juga  Ribuan Pengusaha Hadiri Musda ke XVII HIPMI Jawa Barat di Kota Bogor

Menurutnya, memperkuat hubungan bisnis dengan pengusaha dari wilayah terdekat merupakan langkah strategis untuk membangun sinergi dan mengembangkan usaha. Peluang kemitraan tidak selalu harus dicari dari daerah yang jauh, karena potensi besar juga bisa ditemukan di lingkungan sekitar.

“Saya hanya menyampaikan pesan, terkadang orang mencari yang berharga itu jauh ke luar. Mengharapkan bermitra dengan negara lain ataupun dengan pengusaha provinsi lain. Itu bagus, tapi ternyata jodoh kita yang berharga itu ada di dekat kita, tidak jauh dari rumah kita,” kata Zulfikar.

Ia berharap forum tersebut dapat mempertemukan semakin banyak pengusaha dengan kecocokan bisnis yang tepat sehingga mampu mendorong pertumbuhan usaha dan memperkuat kolaborasi antarpelaku ekonomi di Jawa Barat.

“Karena itu ada kegiatan ini, membuka peluang potensi dengan daerah yang berdekatan ini. Mudah-mudahan banyak pengusaha yang matching dan semakin berkembang,” pungkasnya. [] Ricky

Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

To Top