Kota Bogor

Komisi IV DPRD Kota Bogor Sidak Posko Logistik Darurat

Komisi IV DPRD Kota Bogor melakukan sidak ke posko Logistik Darurat Gedung Wanita
Komisi IV DPRD Kota Bogor melakukan sidak ke posko Logistik Darurat Gedung Wanita

BOGOR-KITA.com, BOGOR – Untuk memastikan kesiapan pelaksanaan bantuan bagu warga yang terdampak PPKM Darurat, Komisi IV DPRD Kota Bogor melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke posko logistik Pemkot Bogor di Gedung Wanita, Jalan Sudirman, Kecamatan Bogor Tengah.

Sidak yang dipimpin Ketua Komisi IV Said Muhamad Mohan dan didampingi oleh Rifki Alaydrus, Endah Purwanti, dan Anna Mariam Fadilah ini untuk mengecek dan mengetahui langsung kesiagaan posko serta jumlah stok logistik Sembako bagi warga Isolasi Mandiri (Isoman) dan terdampak PPKM Mikro Darurat.

“Kami dari Komisi IV datang ke posko logistik untuk mengecek dan melihat stok sembako bagi warga. Alhamdulilah stok logistik siap dan tinggal didistribusikan bagi warga yang sedang Isoman maupun warga tidak mampu yang terdampak PPKM Mikro Darurat,” ucap Ketua Komisi IV Said Muhamad Mohan, Kamis (8/7/2021).

Baca juga  Sidak BKPP, 7, 9 PNS Tidak Hadir Pada “Hari Terjepit Nasional”

Selain itu, Komisi IV juga mengapresiasi para pelaku usaha dan para dermawan di Kota Bogor yang sudah memberikan sumbangan bantuan logistik kepada Pemkot Bogor.

“Kami apresiasi bantuan-bantuan yang diberikan pengusaha swasta di Kota Bogor, sehingga bantuan sembako cukup banyak dan tinggal didistribusikan ke warga,” katanya.

Terkait masalah distribusi bantuan, Mohan menjelaskan bahwa alur proses untuk mendapatkan logistik sembako melalui kelurahan yang kemudian mengajukan ke posko logistik. Sehingga dapat disimpulkan bahwa hanya usulan kelurahan yang bisa dibantu oleh posko logistik.

Mekanismenya adalah dari masyarakat melalui RT atau RW, kemudian mengajukan ke kelurahan untuk kebutuhan sembako bagi warga Isoman. Lalu pihak kelurahan mengajukan surat resmi ke posko logistik. Termasuk masyarakat tidak mampu yang terkena dampak PPKM Darurat, boleh mengusulkan bisa juga mengajukan ke kelurahan supaya mendapatkan logistik sembako.

Baca juga  Lakukan Sidak, Kontraktor Tidak Mampu Tunjukkan Kelengkapan Dokumen Perizinan

“Kami mengimbau kepada para camat dan lurah untuk segera mengindentifikasi warga yang isoman dan warga tidak mampu tapi terdampak langsung PPKM Darurat. Segera ajukan data warganya, agar sembako bisa didistribusikan. Posko logistik menunggu pengajuan surat dari kelurahan,” jelasnya.

Selain posko Logistik Darurat, Komisi IV juga mengecek kesiapan di Kantor Dinkes Kota Bogor terkait penggunaan aplikasi e-sir (elektronik sistem informasi rujukan).

Kehadiran komisi IV ini merupakan jawaban dari banyaknya keluhan rumah sakit yang penuh sehingga tidak dapat menampung pasien lagi, khususnya pasien covid-19.

“Memang antrean banyak sekali, bahkan sampai 136 antrean dan situasinya susah mendapatkan rumah sakit,” ujarnya.

Untuk itu, ia pun mengimbau kepada masyarakat Kota Bogor agar tetap menjaga protokol kesehatan (prokes) agar tidak terpapar Covid-19. Sebab kondisi saat ini rumah sakit tidak mampu untuk menampung pasien lagi.

Baca juga  Sekda Disposisi Pembentukan Panitia Seleksi Direksi PD PPJ

“Jadi tetap jaga prokes agar tidak terpapar. Kondisi sedang tidak baik-baik saja dan kami harap Pemkot bisa sesegera mungkin mengaktifkan tempat isolasi tambahan,” pungkasnya. [] Ricky

Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Terpopuler

To Top