Ketua GP Ansor Kota Bogor Menerima Bendera Merah Putih di rangkaian kegiatan KSN

Kirab Satu Negeri, GP Ansor Kota Bogor Ajak Masyarakat Jaga Persatuan dan Kesatuan

BOGOR-KITA.com –  Ketua GP Ansor Kota Bogor, Rachmat Imron Hidayat menerima 17 bendera merah putih di Ponpes Al Ghazali, Kamis (18/10/18). Penerimaan 17 bendera tersebut sebagai rangkaian kegiatan Kirab Satu Negeri (KSN) yang dilaksanakan oleh Pimpinan Pusat GP Ansor.

KSN dilaksanakan dalam rangka menyambut Hari Santri Nasional (HSN) yang jatuh pada tanggal 22 Oktober dan Hari Sumpah Pemuda (HSP) 28 Oktober. Kirab ini dimulai dari Sabang sampai Merauke mulai tanggal 16 September – 26 Oktober 2018 dengan titik finish di Candi Prambanan, Yogyakarta.

Ketua GP Ansor Kota Bogor, Rachmat Imron Hidayat mengatakan, bendera yang melintasi Kota Bogor ini berasal dari Sabang, setelah diterima kemudian dibawa ziarah ke makam salah satu tokoh agama Bogor KH. Abdullah Bin Nuh yang terletak di Pondok Pesantren Al-Ghazaly, Jalan Cempaka No.6, Kelurahan Kebon Kelapa, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor.

“Almarhum dahulu sebagai anggota BPUPKI selain sebagai ulama, beliau juga merupakan pejuang NKRI. Kami juga mengingatkan kembali kepada masyarakat khususnya di Kota Bogor bahwa Almarhum Kh. Abdullah Bin Nuh sangat cinta NKRI dan bagi beliau NKRI sudah harga mati,” ucapnya, Kamis (18/10/18).

Baca juga  Pertama di Indonesia, Sekolah Ibu Kota Bogor Diresmikan

Pria yang akrab disapa Kang Rommy ini menuturkan, melihat kondisi saat ini terlebih menjelang tahun politik pemilu 2019, GP Ansor ingin mengingatkan kepada seluruh warga Indonesia, elit politik dan stakeholder lainnya bahwa masing – masing semuanya boleh berbeda pilihan namun tetap menjaga persatuan.

“Jangan sampai agenda politik terutama Pilpres disusupi oleh kelompok – kelompok yang ingin memecah belah bangsa dan negara,” tegasnya.

Kang Rommy juga mengajak kepada seluruh elemen masyarakat khususnya di Kota Bogor untuk tetap menjaga persatuan dan kesatuan di Kota Bogor, jangan sampai ada konflik yang memecah belah persatuan dan kesatuan karena berbeda pilihan.

“Setelah dari sini, 17 bendera merah putih akan kembali bergerak menuju Kabupaten Bogor dan akan terus bergerak selama 24 jam melintasi kota dan kabupaten lainnya sampai ke Yogyakarta,” pungkasnya. [] Fadil



Bogor-Kita.com - Sejak 2010


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *