Regional

Jelang Idulfitri, Stok Kebutuhan Pokok Jabar Aman

BOGOR-KITA.com, BANDUNG – Stok kebutuhan pokok masyarakat (kepokmas) di Jawa Barat (Jabar) aman. Hal ini dikemukakan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Indag) Arifin Soedjayana dalam jumpa pers di Gedung Sate, Kota Bandung, Selasa (19/5/2020).

Arifin juga menjamin harga kebutuhan pokok masyarakat di pasar tradisional menjelang Hari Raya Idulfitri relatif stabil, meski ada sejumlah komoditi yang mengalami kenaikan seperti ayam broiler. Arifin kemudian merinci sejumlah stok kepokmas di Jabar.

Bawang merah juga mulai merangkak naik karena kelihatannya konsumsi ibu rumah tangga cukup tinggi. Yang mulai ada kenaikan juga adalah terigu.

Untuk yang lain ada yang menurun, tapi tidak signifikan. Ketersediaan barang pokok menjelang Idulfitri dan harga cukup stabil. 

Baca juga  Perda Kewirausahaan, Memberikan Bantuan Kepada Milenial untuk Berwirausaha

Stok beras di 7 cabang Bulog di Jabar mencapai 223.861 ton. Jumlah tersebut aman untuk enam bulan ke depan. Kemudian, stok gula mencapai 4.821 ton, dan aman selama dua bulan. Begitu juga minyak goreng dan telur.

Minyak goreng ada 735 ton dan ini diprediksi masih aman. Telur kondisi cukup melimpah, kenapa telur ini menjadi bagian dari komoditi bantuan sosial provinsi yang kepada para penerima KRTS di lapangan. Jumlahnya ada 212 ton yang ada di Bulog.

“Tepung terigu 14 ton. Kami konfirmasi ke Bulog, mereka sedang mencoba melakukan konsolidasi dengan Bulog di provinsi lainnya. Itu adalah stok yang ada di Bulog,” tambahnya dilansir dari Humas Pemprov Jabar. 

Baca juga  Bedi Budiman Apresiasi KIJB 2022

Seiring dibukanya impor oleh Kementerian Perdagangan, Arifin memastikan stok komoditi seperti daging sapi dan bawang putih aman hingga Hari Raya Idulfitri. [] Admin

 

 

Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

To Top