Kab. Bogor

Jalan Cicangkal Leuwiranji Masih Rusak Parah, Warga Tuntut Perbaikan Total

BOGOR-KITA.com, RUMPIN – Jalan utama Kabupeten Bogor tepatnya ruas jalan Leuwiranji Cicangkal, hingga saat ini kondisinya masih rusak parah. Warga berharap, agar Pemkab Bogor segera memperbaiki total jalan yang sudah hancur tersebut.

Ketua Forum Masyarakat Desa (FMD) Sukamulya Rumpin, Junaedi Adi Putra mengatakan, jalur jalan penghubung antara Kecamatan Rumpin dengan Kecamatan Gunungsindur tersebut sudah lama rusak dan hingga saat ini kondisinya parah.

“Ruas jalan Cicangkal Leuwiranji sudah tidak bisa hanya sekedar dilakukan giat perawatan lagi, tapi harus dilakukan pembangunan total atau peningkatan,” ungkap Junaedi, Kamis (23/5/2024).

Hal senada diungkapkan Ridwan Wongli, seorang warga Desa Sukamulya. Saat ini, jalan Leuwiranji Cicangkal tersebut kondisinya rusak parah serta sangat membahayakan pengguna jalan.

Baca juga  Jalan Penghubung Parungpanjang Dengan Rumpin Rusak Parah

“Kondisi jalan berlumpur, banyak lubang dan sangat berbahaya bagi pengguna kendaraan bermotor yang melintas di jalanan tersebut. kondisi kerusakan itu diperparah karena masih banyak truk tambang yang melintas,” ungkapnya.

Pantauan redaksi, setelah beberapa hari lalu banyak warga meneriakkan kondisi jalan yang rusak parah, pihak Pemcam Rumpin sempat turun ke lapangan guna mengecek kondisi jalan tersebut.

Pasca itu, ada pengurugan jalan rusak dengan menggunakan batu makadam yang kabarnya dilakukan oleh pihak ABKI, perkumpulan pengusaha galian yang ada di kecamatan tersebut.

Dikonfirmasi soal perbaikan jalan itu, staf Seksi Ekbang Kecamatan Rumpin, Nurul Ahyar mengatakan hingga saat ini belum ada informasi yang didapat soal kapan rencana perbaikan jalan tersebut.

Baca juga  Hattrick Ciro Bawa Persikabo 1973 Libas Persiraja Lima Gol

“Yang kami tau, baru hanya rencana peningkatan jalan itu seperti yang ada di leaflet Bappeda Litbang saat kegiatan Musrenbang beberapa waktu lalu. Info nya akan dilakukan proyek peningkatan di tahun 2024 ini. Tapi belum ada info yang pasti,” ungkap Uyung, sapaannya.

Hingga berita dibuat, redaksi media ini belum mendapatkan informasi detail kapan jalan ini akan dibangun. Pihak UPT Infrastruktur Jalan Jembatan Parung dan Dinas PUPR belum memberi jawaban terkait hal tersebut. [] Fahry

Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

To Top