Kab. Bogor

Indocement Bagikan 206 Hewan Kurban di Sekitar Wilayah Operasional

BOGOR-KITA.com, CITEREUP – PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk. (“Indocement”) pada Hari Raya Iduladha 1442 Hijriyah kembali membagikan 206 hewan kurban untuk masyarakat di sekitar wilayah operasional Indocement. Pembagian hewan kurban ini diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan masyarakat pada masa pandemi COVID-19.

Demikian dikatakan Oey Marcos, Direktur & Corporate Secretary PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk dalam keterangan tertulis, Rabu (21/7/2021).

“Indocement menyerahkan total 29 ekor sapi dan 3 ekor kambing untuk masyarakat yang ada disekitar wilayah operasional Kompleks Pabrik Citeureup dan Head Office Jakarta, hewan kurban ini dibeli dalam kerangka program local purchase (pembelian lokal) dari peternak lokal yang berada di sekitar Citeureup,” kata Oey Marcos.

Baca juga  Aspek-aspek Ukhrawi Dalam Ibadah Haji

Oey Marcos mengatakan, hewan kurban tersebut kemudian didistribusikan kepada masyarakat 12 desa mitra, Masjid As-Salam Citeureup, Pemerintah Kecamatan Gunung Putri, Kecamatan Klapanunggal, Kecamatan Citeureup; dan Kelurahan Setiabudi; serta Masjid Al-Amal Setiabudi yang kemudian diteruskan kepada warga yang membutuhkan.

Sementara, di Cirebon, Indocement menyerahkan total 156 ekor domba yang didistribusikan kepada masyarakat di 14 desa mitra, unsur muspika, dan 14 pesantren mitra Indocement Kompleks Pabrik Cirebon. Di Tarjun, Indocement mendistribusikan total 12 ekor sapi yang dibagikan untuk masyarakat dari 10 desa mitra, masyarakat yang berada di sekitar water treatment plant Cantung/Sei Kupang, dan untuk Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kotabaru. Selain itu, Indocement juga memberikan 6 ekor domba kepada masyarakat di sekitar Terminal Batubara Cigading, Cilegon.

Baca juga  Warga Sukaresmi Senang Dapat Daging Kurban Dari Wali Kota

“Indocement menyadari bahwa pembagian hewan kurban ini sangat berperan untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat terutama dalam masa sulit di masa pandemi COVID-19,” tambah Oey Marcos.

“Di masa pandemi ini rasa sosial harus ditingkatkan dan peduli terhadap lingkungan sekitar sebagai manifestasi nyata dari wujud solidaritas dan kebersamaan. Gotong royong dan saling bahu membahu antara sesama merupakan sikap positif yang seharusnya dijadikan sebagai modal fundamental untuk membangun optimisme kolektif segenap elemen masyarakat untuk dapat bangkit kembali dari keterpurukan yang terjadi akibat pandemi COVID-19,” tutup Oey Marcos. [] Hari

Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

To Top